Menu

Puskeswan Intens Beri Bimbingan pada Peternak di Kota Sa­wah­lunto

  Dibaca : 103 kali
Puskeswan Intens Beri Bimbingan pada Peternak di Kota Sa­wah­lunto
BIMBINGAN UNTUK PETERNAK— drh Feri dari UPTD Puskeswan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan Kota Sawahlunto memberikan bimbingan terhadap peternak kerbau.

SAWAHLUNTO, METRO–Beri bimbingan kepada kelompok peternak UPTD Puskeswan Dinas Keta­hanan Pangan, Pertanian dan Peternakan Kota Sa­wah­lunto secara terus menerus. Bimbingan ter­se­but berupa peningkatan pengetahuan peternak kerbau, terkait mana­je­men pemeliharaan dan aplikasi teknologi repro­duksi.

Kepala UPTD Puskes­wan, drh Feri, mengatakan bahwa kegiatan ini mem­punyai target yaitu pem­binaan kelompok, pengua­tan dan pengelolaan orga­nisasi pada kelompok pe­ter­nak. Serta peningkatan pemahaman peternak ter­hadap manajemen peme­liha­raan, pengenalan tek­nologi reproduksi. Dan meningkatkan keikut ser­taan seluruh anggota k­e­lom­pok dalam per­kem­bangan teknologi re­pro­duksi.

Selain kegiatan ter­sebut, bersama bidang PKHP dan penyuluh desa batu Tanjung, team UPTD Puskeswan melakukan Pemeriksaan Kebun­ti­ng­an, Pemeriksaan Repro­duksi dan penanganan klinis lainnya berupa pem­berian obat cacing, dan vitamin. “Alhamdulillah, kolaborasi UPTD Puskes­wan, penyuluh dan bidang PKHP dalam kegiatan pe­me­riksaan ternak kerbau di kelompok ternak Man­siruak berjalan lancar dan sukses,” ujar drh Feri, Rabu (29/6).

Dari hasil Pemeriksaan Kebuntingan dan Re­pro­duksi, Feri dan tim UPTD Puskeswan, Bidang PKHP, dan Penyuluh menga­da­kan evaluasi dan me­nyam­­paikan hasil pemeriksaan kepada Kelompok ternak Kerbau Mansiruak di Desa Batu Tanjung. Selanjutnya, ternak kerbau yang di pelihara akan di gulirkan, setelah induk kerbau ter­sebut menghasilkan anak.

Dikatakannya, ma­na­je­men pemeliharaan baik klinik maupun reproduksi sangat perlu di perhatikan, apalagi yang sedang di pelihara oleh kelompok ternak kerbau Mansiruak adalah kerbau betina, sehingga yang sangat perlu di perhatikan adalah pengamatan berahi, ciri ciri kerbau berahi, waktu optimal untuk di kawinkan, dan melaporkan ke Pus­keswan jika kerbaunya sudah di kawin agar di adakan pemeriksaan Ke­buntingan.

“Populasi kerbau, sapi, kambing hendaknya slalu berkembang dengan baik dan menambah populasi ternak Kota Sawahlunto, sebab ternak sehat ma­syarakat sejahtera adalah moto UPTD Puskeswan,” tegas drh Feri. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional