Menu

Puskesmas Kurataji “Pacah Talua”, Anak Usia 14 Tahun Divaksin

  Dibaca : 161 kali
Puskesmas Kurataji “Pacah Talua”, Anak Usia 14 Tahun Divaksin
REMAJA DIVAKSIN— Wako Genius Umar dan Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Genius, bersama remaja 14 tahun yang divaksin.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan Muhammad Yurza Yami­nurizal adalah salah se­orang anak Kota Pariaman yang melaksanakan vaksi­nasi. “Kita melakukan vak­sin anak tersebut di Pus­kesmas Kuraitaji, Keca­matan Pariaman Selatan. Kali ini adalah putra pasa­ngan Yaminurizal (Asisten Pemerintahan dan Kese­jahteraan Rakyat) Pemko Pariaman dan Ria Ariani ini, masih berusia 14 tahun saat dilakukan vaksinasi. Dan ini merupakan per­dana untuk Pariaman alias pacah talua,” kata Genius Umar, kemarin.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar menga­pre­siasi keberanian Muham­mad Yurza Yaminurizal, yang telah berani dan de­ngan sukarela untuk mau divaksin. “Ini merupakan vaksin pertama bagi ke­lompok anak di Kota Paria­man,” ujarnya.

Muhammad Yurza Ya­mi­nurizal, kelahiran 17 Maret 2007 ini, baru saja menyelesaikan pendi­dika­nya di bangku SMP, dan sedang mendaftar di Pon­dok Pesantren Sulai­mani­yah untuk melanjutkan pen­di­dikanya. Genius Umar menambahkan, setelah pemerintah pusat melaun­ching vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, menyusui, dan anak usia 12-18 tahun, pada peringatan Hari Ke­luarga Nasional (Harg­a­nas) ke-28, pada 29 Juni 2021 yang lalu, pihaknya bertindak cepat dengan segera melaksanakan in­struksi tersebut.

“Vaksinasi terhadap anak ini, kita lakukan terkait kebijakan Vaksinasi yang telah dibolehkan oleh Pre­si­den Jokowi pada Harga­nas ke 28 Kemaren, sekali­gus launching  Vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, menyusui, dan anak usia 12-18 tahun,” tuturnya.

Genius Umar bergerak cepat melaksanakan kebi­jakan pusat tersebut dida­e­rahnya, dimana hari ini, telah dimulai pelaksanaan vaksinasi terhadap anak di daerah yang dipimpinya. “Vaksinasi Covid-19 ini me­ru­pakan salah satu cara untuk menekan penye­baran Covid-19. Jika sudah men­dapat vaksin, tubuh akan lebih mampu meng­ha­dapi dan mengalahkan penyakit tersebut, dan secara berka­la akan mem­bentuk kekeba­lan tubuh,” ungkapnya.

Lebih lanjut Genius U­mar memaparkan bahwa Vaksinasi Covid-19 pada anak usia 12-18 tahun yang dilakukan ini, diharapkan dapat menekan angka a­nak yang terinfeksi Covid-19, dimana berdasarkan data terakhir di akhir Juni 2021, tercatat hampir 260 ribu dari sekitar 2 juta kasus terkonfirmasi di indonesia, merupakan anak-anak.

“Saat ini, sudah ada 260 ribu kasus anak-anak be­rusia 0-18 tahun yang ter­kon­firmasi, dan 108 ribu kasus anak berusia 12-17 tahun. Dari jumlah terse­but, tercatat lebih dari 600 anak usia 0-18 tahun me­ning­gal dunia, karena itu pemerintah menilai anak merupakan salah satu yang rentan terpapar Covid-19,” jelas lulusan S3 IPB ini.

Genius Umar berharap, nantinya akan menyusul anak-anak Kota Pariaman yang lain, dan dirinya meng­ginstruksikan Dinas Kese­hatan dan seluruh Puskes­mas yang ada, agar setiap hari dapat melakukan vak­­si­nasi Covid-19 ini. “Kita telah membuka posko-pos­ko vaksinasi massal untuk masyarakat dan anak, jadi kepada warga Kota Paria­man, untuk dapat mengi­kuti vaksinasi massal, di­tem­pat  yang telah kita tentukan tersebut,” tutup­nya.

Vaksin anak pertama di Kota Pariaman ini juga di­hadiri oleh Dandim 0308 Pariaman, Letkol Czi. Titan Jatmiko dan istri yang me­ru­pakan seorang dokter pada vasksinasi di Pus­kesmas Kuraitaji ini, serta Ketua TP PKK Kota Paria­man, Ny. Lucyanel Genius, Sekda Ko­ta Pariaman, Yota Balad dan Kepala Dinas Kesehatan kota Pariaman, Nazifah. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional