Menu

Puluhan Pelajar Ditangkapi Pol PP

  Dibaca : 1298 kali
Puluhan Pelajar Ditangkapi Pol PP
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 
tawuran

Pelajar tawuran diamankan polisi.

PADANG, METRO–Puluhan pelajar dari sejumlah sekolah yang bersiap-siap untuk tawuran, Jumat (6/11) siang, ditangkapi Pol PP. Beberapa diantaranya kedapatan menggunakan gear motor, parang, dan senjata tajam yang dapat membahayakan nyawa.

Mereka ditangkap di beberapa kawasan di Kota Padang seperti di Masjid Nurul Iman, Imam Bonjol, Jalan Alai, tepatnya di SMA Taman Siswa, dan di kawasan Simpang Haru, dalam keadaan sudah berkumpul hendak tawuran.

Sat Pol PP yang saat itu tengah berpatroli rutin langsung membubarkan mereka untuk mengantisipasi aksi tawuran. Tak hanya membubarkan, Sat Pol PP Padang langsung mengamankan para pelajar berseragam sekolah itu. Siswa yang diamankan berasal dari beberapa sekolah Kota Padang, seperti SMK Dhuafa, SMA 11, SMK Kosgoro, SMA SIMA, dan beberapa sekolah yang lainnya.

Bahkan ada salah seorang siswa yang berasal dari SMA 11, menggunakan seragam olahraga SMK 5. Ketika ditanyakan kenapa dia memakai baju tersebut, dia beralasan hendak ke Pasar Raya, agar lebih aman.

”Saya tidak ada tujuan apa-apa bang, hanya sebagai keamanan diri sendiri. Saya mendapatkan seragam ini dari salah seorang teman saya,” ujar siswa yang tidak bersedia menyebutkan namanya ini.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap mereka, ternyata 27 siswa ini memang akan melakukan aksi tawuran, dan mereka ditangkap saat anggota sedang melakukan patroli.

“Saat diamankan, ada beberapa murid yang membawa senjata tajam, dan itu sangat membahayakan. Mereka akan ditahan sementara sampai perwakilan sekolah dan orang tua mereka datang menjemput mereka sebagai jaminan,” ujarnya.

Firdaus menambahkan, jika beberapa siswa yang membawa senjata tajam terbukti telah menimbulkan korban, pihaknya akan menyerahkan proses perkara siswa tersebut ke pihak kepolisian karena sudah masuk dalam ranah pidana.

”Saya meminta para guru melakukan pengawasan terhadap murid-muridnya yang sering bermasalah, jangan hanya fokus kepada siswa yang berprestasi,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional