Menu

Puluhan HP Ditemukan di Lapas Kelas IIA

  Dibaca : 62 kali
Puluhan HP Ditemukan di Lapas Kelas IIA
BARANG TEMUAN—Kakanwil Kemenkumham Sumbar R. Andika Dwi Prasetya dan Kalapas Kelas IIA Padang Era Wiharto bersama tim gabungan memperlihatkan sejumlah barang temuan di blok hunian WBP Lapas Muaro Padang, Selasa (6/4) malam.

MUARO, METRO
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang kembali lakukan razia mendadak di sejumlah blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/4) malam.

Razia langsung dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Sumbar R. Andika Dwi Prasetya dan Kalapas Kelas IIA Padan Era Wiharto dengan melibatkan pihak kpolisian, TNI serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar.

Sejumlah barang dilarang yang berada dalam Lapas tersebut disita oleh petugas diantaranya yaitu handphone (HP) charger HP, sendok besi, gunting, korek api, hingga kartu ka.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, R Andika Dwi Prasetya mengatakan sidak malam dilakukan untuk mendeteksi dini pencegahan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban akibat masuknya atau lolosnya barang-barang yang dilarang bagi warga binaan untuk menguasainya.

“Dalam razia tersebut dapat kita amankan puluhan ponsel ketika menggeledah dua blok hunian di Lapas Padang. Puluhan ponsel yang diamankan itu langsung dihancurkan dengan cara dipukul lalu direndam ke dalam air garam,” sebut Andika.

Selain ponsel, petugas juga menyita sejumlah barang terlarang lainnya berupa 18 unit charger, 14 buah sendok besi, dua unit gunting, tiga benda tajam dari besi, enam botol kaca, enam colokan kabel, 11 korek api, 15 unit earphone, beberapa set kartu koa, remi, serta domino.

“Dalam razia kali ini, petugas gabungan tidak menemukan satu pun WBP yang memiliki ataupun menguasi narkotika,” sebutnya.

Lebih lanjut kata Andika, hasil dari sejumlah barang sitaan ini akan menjadi bahan evaluasi dan penyelidikan lebih lanjut terhadap temuan ini. Barang ini bisa lolos kata Andika, sejumlah indikasi yakni kelalaian petugas, lalu ketidak mampuan petugas dan oknum petugas yang kurang disiplin dan tidak tertib dalam menjalankan SOP.

“Pengawasan akan terus diperketat agar benda-benda semacam ini tidak masuk lagi ke Lapas ataupun Rutan, dan kita tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi kepada pegawai yang lengah, apalagi yang dengan sengaja membiarkan barang itu masuk ke Lapas ataupun Rutan,” tegas Andika. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional