Menu

Puluhan Butir Ekstasi Gagal Diedarkan

  Dibaca : 2867 kali
Puluhan Butir Ekstasi Gagal Diedarkan
Audy Joinaldy bersama dengan sejumlah influencer muda di Kota Padang, Sumbar.
Tiga jaringan narkoba bersama barang bukti dalam penangkapan satu malam diamankan di Polres Bukittinggi. iwan

Petugas Satnarkoba Polres Bukittinggi menggelar barang bukti berupa puluhan pil ekstasi dan paket sabu yang diamankan dari tiga tersangka, Kamis (10/09/2015) malam. Narkoba itu sedianya akan diedarkan di Kota Bukititnggi.

AGAM, METROPuluhan butir ekstasi yang akan diedarkan di Kota Bukittinggi berhasil disita petugas kepolisian dari tangan tiga terangka, Kamis (10/9) malam. Selain ekstasi, petugas juga menyita sabu-sabu. Penangkapan ini seakan menyiratkan kalau Bukittinggi menjadi daerah menggiurkan bagi para bandar untuk mengedarkan narkoba.

Kasatnarkoba Polres Bukittinggi AKP Y Eko Sulistyo menyebutkan, penangkapan pertama dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB, bertempat di Jalan Raya Bukittinggi – Padang, persisnya di depan Sanjai Sasuai, Nagari Cingkaring, Kecamatan Banuhampu, Agam.

Penangkapan diawali informasi masyarakat, jika ada yang akan melakukan transaksi narkotika menggunakan mobil Suzuki Ertiga dengan nomor polisi BA1649 LP. Bandar itu diketahui bernama Fredi (49), warga Guguak Randah, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam.

\Anggota Opsnal Narkoba Polres Bukittinggi yang datang ke lokasi memang mendapati Fredi di lokasi. Tak menunggu lama, pengepungan dilakukan hingga tersangka tidak bisa banyak ulah dan terpaksa menyerah. Selanjutnya dilakukan pengeledahan dan ditemukan di bawah jok mobil satu paket narkotika jenis sabu yang terbungkus plastik klep warna bening. Kemudian polisi melakukan pengembangan ke rumah pelaku dan dilakukan pengeledahan sampai ditemukan tujuh paket sabu, timbangan digital dan alat hisap sabu.

Ketika sampai di Polres Bukittinggi, dilakukan interogasi terhadap Fredi. Dia menyebut, bahwa sabu tersebut diperolehnya dari Esy. ”Maka, anggota langsung bergerak cepat. Sekitar pukul 23.45 WIB bertempat di Jalan Bukittinggi-Padang, Jambu Air, Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, anggota berhasil menangkap tersangka bernama Easy Lolika atau akrab dipanggil Edy (32). Dari tangan Edy ditemukan 86 butir ekstasi yang terbungkus dalam plastik dan beberapa paket sabu,” ungkap Kasatnarkoba.

Ketika sampai di kantor Polisi, Esy juga berkicau tentang rekannya. Maka pada Jumat (11/9) sekitar 01.00 WIB, polisi kembali bergerak dan menangkap Defrizal (34). Di rumah pelaku, polisi mengamankan beberapa paket sabu. ”Atas perbuatan semua tersangka dijerat Pasal 114 Sub Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkoba dengan ancaman hukuman 5 sampai 12 tahun penjara,” ungkap Kasatnarkoba. (wan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional