Menu

Pulang Merantau, AS Gantung Diri di Mushala

  Dibaca : 158 kali
Pulang Merantau, AS Gantung Diri di Mushala
OLAH TKP— Petugas Polsek Nan Sabaris melakukan olah TKP kejadian gantung diri di Korong Taluak Nibuang, Nagari Sandi Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis.

PDG. PARIAMAN, METRO
Seorang pria yang diduga mengalami gangguan mental, ditemukan tewas dengan posisi leher terikat tali tergantung di dinding WC Mushala di Korong Taluak Nibuang, Nagari Sandi Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (13/4).

Penemuan mayat tergantung itu sontak saja membuat masyarakat setempat dibuat geger. Warga pun berbondong-bondong datang ke lokasi untuk menyaksikan. Setelah dicek, ternyata korban bernama Adi Saputra (35) itu ternyata sudah meninggal dunia.

Tak lama berselang, petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap jasad korban. Setelah itu, jasad korban dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan visum lalu kemudian diserahkan peada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Kapolsek Nan Sabaris Iptu Zulkarnaini melalui Kanit Reskrim Aipda Suhagusril Eka Putra mengatakan, korban merupakan warga setempat yang diketahui baru pulang merantau. Sebelumnya, korban merantau ke di Kota Medan dan baru pulang ke kampungnya sejak 10 hari belakangan.

“Dari hasil olah TKP dan identifikasi, dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri dengan cara menggantung lehernya. Jasad pria tersebut ditemukan oleh warga sekitar pukul 08.20 WIB dengan posisi tergantung di dinding mushala bagian luar,” ujarnya.

Aipda Suhagusril menjelaskan, setelah mendapat laporan dari warga pihaknya langsung menuju lokasi ditemukan mayat itu dan mengamankan lokasi tersebut. Setelah lokasi diamanakan, korban dibawa ke Puskesmas Ulakan untuk dilakukan visum oleh dr R Diana Dewi.

“Dari hasil visum diduga kematian warga tersebut karena gantung diri. Hasil visum menunjukkan adanya dugaan kuat bunuh diri. Lidah tampak terjulur dan bagian leher tampak lebam serta gores,” ulasnya.

Iptu Zulkarnaini mengatakan, berdasarkan keterangan dari bibi korban yang bernama Ida (45), bahwa almarhum baru 10 hari tiba dari medan. Namun, sepulang dari Medan, korban mengalami gangguan mental dan malah kerap tidur di mushala tersebut.

“Almarhum memang ada gangguan mental dan semenjak pulang dari medan tidur di mushala di tempat gantung diri itu. Jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” ungkapnya. (ozi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional