Menu

Pulang Kampung, Pembobol Sel Mapolres Solok Ditembak

  Dibaca : 1544 kali
Pulang Kampung, Pembobol Sel Mapolres Solok Ditembak
Hamdani

penembakan icon
SOLOK, METRO–Sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Solok Kota hampir 10 bulan, Anjan (39) akhirnya kembali diciduk petugas dari Mapolres Solok Kota, Selasa (13/10). Pelaku kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ini, juga sempat berhasil menjebol sel tahanan Mapolres dan kabur ke Pekanbaru, Riau.

Dari informasi yang berhasil dihimpun POSMETRO di Mapolres terungkap, sekitar Desember 2014, pelaku dibekuk oleh petugas dalam kasus dugaan curanmor. Namun belum sempat berkas kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan, Anjan yang menghuni tahanan Mapolres kabur dengan menjebol loteng tahanan sekitar Januari 2015.

Selama pelarian, pelaku mengaku sempat bersembunyi di Pekanbaru. Di tanah melayu, dia merasa aman. Namun, pelaku yang mengaku sebagai warga Padang Balimbing, Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok ini, malah kembali ke kampungnya.

Menurut Kapolres Solok Kota, AKBP Tomy Bambang Irawan, petugas mencium keberadaan pelaku yang memang sudah menjadi DPO. Mendapat informasi pelaku berada di kampungnya, Tomy langsung memerintahkan petugas mengembangkan informasi di lapangan.

Petugas yang telah mencium keberadaan pelaku langsung melakukan pengintaian. Sempat melakukan pengintaian selama 2 hari, akhirnya petugas memastikan bahwa benar pelaku yang selama ini masuk dalam DPO berada di kampungnya di Padang Belimbing.

Untuk membekuk pelaku, petugas terus melakukan pengawasan dan menunggu saat yang tepat untuk bergerak. Malang bagi pelaku, dirinya tidak menyadari kalau keberadaanya sudah tercium petugas. Dengan rasa tak bersalah, pelaku terlihat cuek beraktifitas di kampungnya.

Siang itu sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku terlihat tengah berada di sebuah bengkel sepeda motor tidak jauh dari rumahnya di Padang Belimbing. Tengah asyik memperbaiki sepeda motornya, pelaku tidak menyadari kedatangan petugas.
Tiba-tiba, suara petugas yang langsung memegangi tangannya, membuatnya kaget dan meronta. Sadar yang mendatanginya petugas kepolisian, pelaku mencoba untuk mengelak.

Bahkan ketika petugas hendak membawanya ke atas mobil milik petugas, pelaku berusaha untuk kabur. Tidak mau kehilangan buruannya, petugas menghentikan upaya lari pelaku dengan sebutir timah panas.

”Karena pelaku berupaya untuk kabur ketika hendak diamankan petugas ke atas mobil, petugas terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas yang mengenai tepat dibagian kaki pelaku,” jelas Tomy.

Kenapa Anjan kembali? Dia mengaku merasa aman dari kejaran petugas. Bahkan, pelaku sempat beberapa minggu bersembunyi di kampung halamannya sebelum akhirnya keberadaan pelaku tercium oleh petugas.

Masih dari pengakuan pelaku, untuk kabur dari sel tahanan Mapolres Solok Kota, dirinya menjebol loteng tahanan dan merayap di atas loteng hingga berhasil keluar dan mengelabui petugas jaga. Kini, dia kembali masuk ke dalam sel tahanan Mapolres Solok Kota. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional