Menu

Pulang dari Pulau Pasumpahan Diduga Suspect Virus Corona

  Dibaca : 3564 kali
Pulang dari Pulau Pasumpahan Diduga Suspect Virus Corona
SUSPECT COVID 19--Satu Warga Kampuang Galapuang, Ulakan, Kabupaten Padangpariaman, dinyatakan suspect Covid - 19. Pasien dirujuk ke RSUP M. Djamil Kota Padang.

PDG. PARIAMAN, METRO
Satu orang pria asal Kampuang Galapuang, Ulakan, Kabupaten Padangpariaman, dinyatakan suspek virus Corona atau Covid – 19, usai bertolak dari Pulau Pasumpahan, Bungus, Teluk Kabung, Kota Padang.

Direktur RSUD Pariaman dr. Indria Veluntina mengatakan, korban telah dilarikan ke RSUD M. Djamil Padang untuk perawatan lebih lanjut.

“Iya ada satu orang warga Padang Pariaman yang suspect virus Corona. Sekarang sudah dirujuk ke M. Djamil Padang,” terang Indria

Ia mengatakan, pasien itu pulang dari Pasumpahan bersama teman-temannya. Setiba di rumah ia mengalami demam tinggi yaitu 39 derajat celsius yang mengakibatkan sesak nafas.

Dikatakannya juga, pasien belum dinyatakan positif Corona. Sementara itu, usia pasien 24 tahun. Pihaknya masih menunggu kabar atau hasil pemeriksaan laboratorium dari Padang.”Pasien baru saja dirujuk tadi siang,” sebut Indria. (z)

Delapan Masuk Daftar ODP
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya, melakukan pemantauan terhadap delapan warga yang masuk ke dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) penyakit Corona Virus Disease-19 (Covid-19). Diketahui delapan warga tersebut baru pulang dari luar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, dr. Rahmadian mengatakan, delapan orang itu baru saja pulang dari negara yang terjangkit kasus corona seperti Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura dengan tujuan keperluan keluarga dan urusan pekerjaan.

Katanya, delapan warga tersebut baru pulang dari luar negri lima hari yang lalu. Pemantauan akan dilakukan selama 14 hari ke depan. “ Jika selama pemantauan timbul gejala seperti flu, demam, dan sesak nafas akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap dr. Rahmadian kepada POSMETRO, Selasa (17/3) siang.

Dia menegaskan, delapan orang ODP itu bukan berarti suspect corona. Hingga hari ini kondisi delapan warga tersebut masih sehat dan normal. Namun pihaknya tetap melakukan pemantauan berdasarkan laporan yang masuk. Karena setiap orang yang baru pulang dari luar negeri memiliki kartu kesehatan atau kartu Health Alert Card (HAC).

“Selama dalam pemantauan , tidak sama dengan isolasi. Dari delapan orang tersebut, 7 diantaranya laki-laki dan satu orang perempuan. Sementara terkait identitas tidak dapat sampaikan karena kode etik dalam pemberian informasi corona,” katanya

Saat disinggung terkait adanya warga yang baru pulang dari tujuh provinsi di Indonesia yang positif covid-19. Ia menjawab bahwa pihaknya masih dalam tahap pendataan.
“Kita sedang pendataan, saat ini kita fokus pada warga ODP yang pulang dari luar negri dulu,” jelasnya

Selain itu katanya, RSUD Sungai Dareh telah mempersiapkan ruang Airborne Disease atau transit bagi pasien yang diduga terindikasi virus covid-19.

“Ruang Airborne Disease ini untuk transit bagi pasien yang diduga terindikasi virus covid-19 sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang atau RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi,” jelas dr. Rahmadian didampingi Dirut RSUD Sungai Dareh, frg. Chusnul Chotimah Subekti dan Kabid Pelayanan RSUD setempat, dr. Millana Gafar.

Sosialisasi Dihentikan
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman, menghentikan sementara seluruh kegiatan sosialisasi Pengawasan Pilkada Serentak 2020, guna mencegah penyebaran virus Corona atau (Covid-19). Ketua Bawaslu Pasaman Rini Juita. Selasa (17/3), mengungkapkan, hal itu sesuai edaran Bawaslu Republik Indonesia yang memerintahkan menghentikan sementara waktu seluruh kegiatan sosialisasi yang bersifat mengumpulkan unsur masyarakat dalam satu lokasi.

Kegiatan sosialisasi dihentikan terhitung mulai tanggal 18 Maret 2020 hingga menunggu instruksi berikutnya dari Bawaslu Republik Indonesia(z/g/cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional