Menu

PTM masih Dilarang, Siswa harus Bersabar, PPKM Level IV di Padang Diperpanjang lagi, Satpol PP Sisiri Kafe dan Tempat Hiburan Malam

  Dibaca : 169 kali
PTM masih Dilarang, Siswa harus Bersabar, PPKM Level IV di Padang Diperpanjang lagi, Satpol PP Sisiri Kafe dan Tempat Hiburan Malam
MELANGGAR ATURAN— Petugas Satpol PP mendatangi sejumlah tempat hiburan malam, Selasa (7/9) dinihari, karena melanggar jam operasional yang sudah ditetapkan selama masa PPKM level IV di Kota Padang.

TAN MALAKA, METRO–Kota Padang masih dite­tap­kan oleh pemerintah pusat untuk menerapkan Pemberlakuan Pem­bata­san Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV hingga 20 September. Untuk terus menekan angka penularan Covid-19 dan Padnag bisa turun level, petugas Satpol PP terus melakukan razia di sejumlah kafe dan tem­pat hiburan malam yang menyalahi aturan.

Selasa (7/9) dini hari, sejumlah kafe dan karao­kean yang beroperasi di Padang kembali didatangi petugas. Kegiatan yang langsung dipimpin oleh Bambang Suprianto Kabid Penegak Peraturan Per­undang Undangan Daerah (P3D), didampingi Kasi Operasi dan Pengendalian Yudi Haries. Dalam razia itu, Satpol PP Padang masih menemukan kafe dan tem­pat hiburan yang ber­ope­rasi melewati jam yang diperbolehkan.

“Diharapkan kepada seluruh pengusaha tempat hiburan agar tetap melak­sanakan usaha sesuai de­ngan aturan yang sudah dite­tapkan. Apalagi saat ini Kota Padang masih me­ne­rap­kan PPK  lvele IV sesuai in­struksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No­mor 40 Tahun 2021 yang memutuskan mem­per­pan­jang Pemberlakuan Pem­batasan Kegiatan Mas­yarakat (PPKM) Level 4,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi, Selasa (7/9).

Alfiadi mengatakan, se­be­lumnya Pemerintah Ko­ta Padang sudah menge­luar­kan aturan untuk jam ope­rasional tempat hibu­ran, yaitu hanya sampai pukul 00.00 WIB. Namun, kondisi di lapangan ter­nyata masih ada pemilik tem­pat hiburan yang ban­del dan melewati jam ope­rasional yang sudah di­tentukan.

“Pemilik kafe yang be­rada di kawasan Pondok, terpaksa dipanggil karena melanggar jam ope­rasio­nal yang sudah ditetapkan. Pemiliknya dipanggil untuk diproses,” kata Alfiadi.

Alfiadi menghimbau kepada seluruh masya­rakat dan setiap orang yang berada di Kota Pa­dang, supaya tetap me­laku­kan kegiatan dan ber­aktifitas sesuai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah masa pandemi Co­vid-19. Karena kegiatan masyarakat telah diatur dalam Perda Kota Padang Nomor 1 tahun 2021, tentu dalam hal ini bertujuan untuk memutus penularan Covid-19.

“Dalam masa-masa ini kita perlu perubahan peri­laku dan pola hidup baru, tentu apabila tidak ada pe­rubahan perilaku dari para pengelola tempat usaha serta masing-ma­sing in­dividu setiap orang tidak ada dan abai ter­hadap pro­tokol kesehatan, maka kita sulit keluar dari kondisi level 4 ini,” lugas­nya.

Sementara itu, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius, meng­ungkapkan Pemko Padang akan menindaklanjuti In­struksi Mendagri tentang Perpanjangan PPKM Level IV melalui Surat Edaran Wako.

Diantaranya aturan yang berlaku masih sama dengan PPKM sebe­lum­nya, yakni kafe hanya boleh buka sampai jam 12 malam. Kemudian kemarin Pemko Padang juga sudah mulai membuka tempat wisata sebagian.

Sedangkan, terkait ren­cana sekolah tatap muka Pemko Padang juga akan mengikuti Instruksi Men­dagri tersebut. Dalam in­struksi disebutkan pelak­sanaan kegiatan belajar mengajar di satuan pen­didikan dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh.

Belajar Daring

Kepala Bidang (Kabid) Dikdas Dinas Pendidikan Kota Padang, Syafrizal Syair memastikan proses belajar daring masih tetap berlangsung. “PTM belum akan digelar, karena PPKM Level IV kembali diper­panjang hingga 20 September,” ujarnya.

Ia menyampaikan, la­rangan PTM itu juga disam­paikan pemerintah pusat saat mengumumkan per­panjangan PPKM pada Se­nin (6/9) malam. Terkait ka­pan dilaksanakannya PTM, Disdik tak bisa pas­tikan serta akan menanti turun­nya level PPKM dan me­nunggu instruksi dari Pim­pinan Daerah hingga Men­dikbud RI.

Meskipun pelajar telah divaksin, Disdik juga belum dapat menetapkan PTM digelar dalam waktu dekat. Ia mengimbau kepada pi­hak sekolah menjalankan atu­ran yang telah dite­tap­kan Pusat dan jangan me­lang­gar.

Mengenai vaksinasi yang sedang berlangsung bagi pelajar, Disdik me­minta peserta didik mengi­kutinya dengan baik. Sya­ratnya izin orangtua harus ada.

Sedangkan untuk te­naga pengajar, vaksinasi telah usai digelar terlebih dahulu dan persentasenya telah diangka 80 persen.

Sementara, Ketua Ko­misi IV DPRD Padang, Az­war Siry meminta kepada Disdik mengikuti aturan yang ada. Supaya penu­laran virus tak terjadi dan kesehatan peserta didik terjamin.

Mengenai vaksinasi yang sedang berjalan un­tuk pelajar, Komisi IV DPRD Padang dukung dan menyarankan ke wali murid untuk mengikutkan anak­nya. “Kita sambut baik hal itu dan wali murid ha­rus izinkan,” ujar kader De­mokrat ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional