Menu

PT SP Bantu 105 Alat Pengolah Sampah untuk Pariaman

  Dibaca : 133 kali
PT SP Bantu 105 Alat Pengolah Sampah untuk Pariaman
TERIMA BANTUAN ALAT PENGOLAHAN SAMPAH— Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny Lucyanel Genius Umar saat menerima bantuan CSR PT Semen Padang.

PARIAMAN, METRO–Sebagai bentuk kepe­dulian terhadap keber­sihan lingkungan, PT Semen Padang sebagai pe­rusahaan kebanggaan Sum­bar, menyerahkan 105 unit solar biodigester (alat pengolah sampah organik) kepada Dasawisma Kota Pariaman, Kamis (5/8) lalu.

Bertempat di Kantor Balai Kota Pariaman, alat pengolahan sampah itu diserahkan  Kepala Unit CSR PT Semen Padang Rinold Thamrin yang di­dam­pingi Kasi Bina Ling­kungan, Masykur Rauf Ke­pada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pariaman, Lu­cya­nel Arlym.

Dalam penyerahan ter­sebut, turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar Siti Ai­syah, dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Ka­wasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman M Syukri.

Kepala Dinas Peru­ma­han Rakyat, Kawasan Per­mu­kiman dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman M Syukri pada kesempatan itu menyampaikan bahwa alat pengolahan sampah organik ini merupakan ker­­jasama antara PT Semen Padang bersama Dinas Lingkungan Hidup Su­ma­tera Barat dan Tim PK-PKK Kota Pariaman.

Untuk itu, ia pun me­ngucapkan terimakasih kepada PT Semen Padang dan Dinas Lingkungan Hi­dup DLH Provinsi Su­ma­tera atas bantuan alat pe­ngolahan sampah organik atau solar biodigester ter­sebut, karena sangat ber­manfaat bagi Dasawisma di Kota Pariaman.

“Alat ini akan kami bagi­kan kepada Dasawisma yang ada di Kota Pariaman dengan tujuan, untuk me­ngurangi sampah buangan dan mengolah sampah men­jadi pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk tana­man,” katanya.

Ketua TP-PKK Kota Pa­ria­man Lucyanel Arlym merasa bangga pada PT Semen Padang atas kepe­duliannya untuk program Wanita Peduli Sampah di Kota Pariaman. “Alham­dulillah, kami bangga dan sangat berterimakasih ke­pada PT semen Padang atas bantuan yang diberi­kan,” katanya.

Di Pariaman, katanya, saat ini mempunyai 1200 kelompok Dasawisma yang ikut dalam program pemberdayaan ma­sya­rakat. Di mana satu ke­lompok Dasawisma, terdiri dari 20 KK yang merupakan bagian dari kelompok PKK di Kota Pariaman.

“Nantinya, alat ini akan dimanfaatkan oleh kelom­pok Dasawisma yang disu­dah ditunjuk untuk menja­dikan sampah menjadi pu­puk yang dapat digunakan dan mengurangi beban sampah dari Dinas Ling­kungan Hidup Pariaman. Beberapa kelompok itu adalah Kelompok Dasa­wisma Gandoriah, Dasa­wisma Anggrek, Dasa­wis­ma Kenanga, Dasawisma Lado Padi, dan Dasawisma Claudia 3,” ujarnya.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Rinold Tham­rin mengapresiasi kelom­pok Dasawisma di Kota Pariman yang peduli ter­hadap ling­kungan. PT Semen Padang menurutnya, juga sangat terhormat un­tuk ikut ber­kontribusi da­lam membantu peme­rin­tah dan masyarakat dalam hal kepedulian ter­hadap lingkungan.

“Semoga yang kami berikan ini dapat ber­man­faat bagi masyarakat teru­tama dalam menjaga ling­kungan. Semoga kami juga dapat terus berkembang dan dapat memberi man­faat lebih lagi untuk orang banyak,” imbuhnya.

Kepala Dinas Ling­ku­ngan Hidup Provinsi Sum­bar Siti Aisyah menga­takan, program ini sudah terencana sejak tahun 2019 lalu. Sebanyak 26 Dasa­wisma sudah menda­pat­kan alat pengolah sampah melalui program Wanita Peduli Sampah.

Ia juga mengatakan, Kota Pariaman menda­patkan bantuan ini, karena telah memperlihatkan hasil dari bantuan sebelumnya. Sedangkan untuk peru­sahaan yang ikut berpar­tisipasi adalah perusahaan yang di pantau untuk me­ngikuti program Proper dari Pemerintah.

Ia menambahkan, target tahunan di Sumatera Barat untuk sampah ini adalah 24 persen kategori penanganan sampah dan 76 persen pengurangan. Kota Pariaman sendiri su­dah mencapai 20 persen dari segi penanganan sam­pah. “Kelompok PKK ada­lah ujung tombak untuk menjalankan program di Dasawisma yang ada teru­tama dalam hal sampah,” katanya. (rel/efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional