Close

PT Semen Padang Komit Implementasikan Manajemen Anti Suap

Kick Off Meeting— Acara Kick Off Meeting Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan berdasarkan ISO 37001:2016 di PT Semen Padang, yang dilakukan melalui zoom meeting, Kamis (27/5).

INDARUNG, METRO–PT Semen Padang  ber­komitmen untuk mengim­plementasikan Sistem Ma­na­jemen Anti Penyuapan (SMAP) berdasarkan ISO 37001: 2016.

“Kita tahu  bahwa  isu bribery (suap) menjadi PR besar di negara ini. Ten­tunya komitmen bersama membangun bangsa ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kita dari PT Semen Padang berkomit­men untuk mengim­ple­mentasikan Sistem Mana­jemen Anti Penyuapan. Kita tahu komitmen adalah salah satu prinsip dasar dari implementasi ISO 37001:2016,” kata Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri pada acara Kick Off Meeting Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan  berdasarkan ISO 37001:2016 di PT Semen Padang, Kamis (27/5).

Acara tersebut dihadiri Komisaris Utama PT Semen Padang Mohammad Agus Samsudin, Werry Darta Taifur (komisaris), Khairul Jasmi (komisaris), Direktur Keuangan, Tuba­gus M Dharury, Direktur Operasi, Asri Mukhtar,  jajaran Komite, Ketua Tim Implementasi & Sertifikasi, Oktoweri, jajaran Kon­sul­tan dari Proxsis Bisnis So­lusi dan Staf GRC, Ghufron Vebrianto

Yosviandri mengharap­kan Sistem Manajemen Anti Penyuapan diharap­kan menjadi budaya bagi perusahaan. “Tidak hanya sekadar pemenuhan satu persyaratan bagi kita di perusahaan. Ini justru mem­­bentuk budaya yang tentunya memberikan satu poin penting,  sebagai fon­dasi untuk menggerakkan perusahaan ini jauh lebih baik. Secara umumnya untuk pembangunan bang­sa dan negara,” katanya.

Ini dapat terwujud, lan­jut Yosviandri, kalau sistem ini terimplemensikan dan  tidak terjadi penya­lahgu­naan kewenangan, kekua­saan dan lain lainnya. “Dan ini menjadi bagian akhlak sebagai nilai-nilai inti dan budaya perusahaan  yang menjadi komitmen Kemen­terian BUMN,” kata Yos­viandri.

Ia berharap seluruh ja­jaran Semen Padang ber­peran aktif me­ngawasi dan me­mas­tikan Sistem Mana­jemen Anti Penyuapan  bisa diimple­matasikan dengan baik. “Tetunya ini tidak bisa berjalan setelah pem­bu­kaan dilakukan atau mesti melalui tahapan proses implementasinya harus dijalankan dengan kesa­daran dan komitmen pe­nuh,” kata Yosviandri.

Komisaris Utama PT Semen Padang Moham­mad Agus Samsudin me­nyata­kan  mendukung se­penuh­nya insisatif yang dilakukan  ma­najemen PT Semen Pa­dang untuk me­ngimple­men­tasi­kan Sistem Mana­jemen Anti Penyua­pan ber­da­sarkan ISO 37001: 2016.

“Berdasarkan pemaha­man saya fraud itu intinya ada dua, satu mengambil keuntungan yang bukan haknya dan yang kedua adalah,  kesalahan pro­sedur,” katanya.

Menurut dia, salah satu hal yang membuat orang bertindak di luar kewajaran adalah karena  men­da­patkan fasilitas.

“Secara prinsip, Dewan Komisaris mendukung upaya  mana­jemen, dan mudah mu­dahan  menjaga diri secara pribadi untuk tidak terlalu ingin me­ngam­bil apa-apa yang memang bukan hak dari kita,” ingat­nya.

Terpisah, Ketua Tim Im­plementasi & Serti­fikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan PT Semen Pa­dang Oktoweri men­je­las­kan,  berdasarkan data KPK, tindak pidana korupsi yang paling banyak dita­ngani dari 2004-Juni 2019 adalah penyuapan.

PT Semen Padang me­nyadari perlu sistem ter­doku­men­tasi untuk me­ngatur pe­mangku kepenti­ngan di perusahaan agar tidak melakukan penyua­pan, atau mencegah hal-hal yang berpotensi terja­dinya penyuapan di peru­sahaan, serta mengelola risiko pe­nyuapan yang berpotensi terjadi.

Untuk bisa menerapkan SMAP, PT SP melalui 4 tahap, tahap 1 persiapan (Gap analysis dan Project kick off), tahap 2 pemba­ngunan dan penerapan system, tahap 3 evaluasi pe­ningkatan sistem dan  ta­hap 4 sertifikasi. “Berda­sarkan skedul yang dibe­rikan oleh kon­sultan, target tahapan pro­ses sertifikasi yang dila­kukan oleh kon­sultan PT Proxsis Solusi Bisnis di­dampingi oleh tim PT Semen Padang berakhir pada  Oktober 2021, dimana esti­masi penerimaan ser­tifikat 2 bulan setelah proses ser­ti­fikasi. Namun dari tim akan mencoba mengop­timalkan waktu yang ada sebaik mungkin,” katanya. (ren/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top