Menu

PT Semen Padang dan Forum Pemred III RPG; Dukung Pembangunan Infrastruktur Pariwisata

  Dibaca : 1532 kali
PT Semen Padang dan Forum Pemred III RPG; Dukung Pembangunan Infrastruktur Pariwisata
JUDI TOGEL— Pelaku judi togel NL (51) yang merupakan pemilik warung kopi diamankan di Mapolsek Pariaman usai ditangkap.
Semen padang dan forum pemred rpg

Kepala Departemen KSU PT Semen Padang Ampri Satyawan memaparkan kondisi perusahaan serta dukungan Semen Padang terhadap sektor pariwisata di Sumbar, dalam Forum Pemred III RPG.

PADANG, METRO–Sumatera memiliki potensi wisata yang kaya dan beragam. Tapi, untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, banyak hal yang mesti dibenahi. Salah satunya adalah infrastruktur.

Pada satu hari, seorang anak yang masih duduk di bangku kelas dua SMA, dilepas bapaknya sendiri berwisata ke Malaysia. Tepatnya ke Ipoh, yang jaraknya sekitar dua jam perjalanan darat dari Kuala Lumpur International Airport.

Satu alasan yang membuat si bapak itu berani melepaskan anaknya adalah, transportasi ke Ipoh itu lancar dan tidak membingungkan. Cukup dari bandara naik bus, lewat tol, dan kemudian sampai ditempat tujuan.

Si bapak adalah Kepala Biro Humas PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis. Cerita ini diungkapkannya dalam Forum Pemimpin Redaksi Riau Pos Grup (Forum Pemred RPG) III di Hotel Grand Inna Muara Padang, Jumat (13/5). Dalam sesi diskui bersama PT Semen Padang itu, hadir juga Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum PT Semen Padang, Ampri Satiawan.

Iskandar Z Lubis sendiri yakin, kalau potensi wisata yang dimiliki Indonesia, khususnya di Sumatera, jauh lebih banyak dan lebih baik dari Malaysia. Namun dia ragu orang tua dari anak-anak di Malaysia berani melepaskan anak-anaknya berwisata sendiri ke Sumatera.

”Persoalannya sederhana. Indonesia, khususnya Sumatera tidak memiliki infrastruktur seperti yang ada di Malaysia, yang bisa memudahkan para wisatawan untuk sampai kepada satu tempat dengan aman,” ujarnya.

Soal infrastruktur yang kurang maksimal di Sumatera itu, salah satunya dia contohkan dengan jalan dari Padang menuju salah satu objek wisata terkenal di Indonesia, Danau Toba via Padangsidempuan dan Sibolga yang merupakan jalan lintas Sumatera, jalannya cukup sempit. Cukup sulit berselisih antara satu mobil dengan mobil yang lain.

Kemudian, Iskandar yang suka touring ke sejumlah objek wisata itu, kerap juga menemukan objek yang bagus dan indah, tapi tidak ada toilet atau tempat ganti bajunya. Menurutnya, keindahan alam atau kekayaan wisata yang ada di negeri ini, seharusnya bisa dinikmati oleh siapa pun dengan mudah dan murah. Tapi, karena kondisi infrastruktur yang ada kurang baik, keindahan alam itu hanya bisa dinikmati oleh orang yang mau bersusah payah untuk mencapainya.

Berkembangnya sektor pariwisata erat kaitannya dengan pembangunan infrastruktur. Inilah yang membuat Malaysia pernah ditempatkan sebagai destinasi kedua terbaik di Asia dan itu mengalahkan Indonesia.

”Sebenarnya ini sudah diketahui sejak lama. Ibarat perang, yang diamankan lebih dahulu adalah jalur logistiknya. Dan dalam pembangunan sektor pariwisata, yang perlu dimantapkan itu adalah pembangunan infrastrukturnya,” sebut Iskandar Z Lubis.

Sementara Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum PT Semen Padang, Ampri Satiawan, mengatakan komitmen PT Semen Padang tertuang pada dalam poin ke lima dari misi perusahaan. Yakni, meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan dan memberikan yang terbaik kepada stakeholder.

”Dalam hal ini, bagi kami, profit, planet, dan people harus tumbuh bersama,” ujarnya.

Untuk mendukung pembangunan-pembangunan infrastruktur yang ada di Sumatera tahun ini, PT Semen Padang saat ini diperkirakan memiliki kapasitas produksi sebesar 10,4 juta ton. Dan dengan kualitasnya yang telah teruji, PT Semen Padang siap bersaing dengan produk-produk dari perusahaan lainnya.

Namun demikian, Ampri juga meminta kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur lebih berpihak kepada produk-produk yang dihasilkan perusahaan-perusahaan BUMN seperti PT Semen Padang.

”Karena apa? Karena uangnya juga akan kembali ke negara. Dan lebih jauh lagi, profit yang didapatkan oleh perusahaan BUMN seperti kami (PT Semen Padang, red) bisa pula dinikmati oleh masyakarat lewat CSR (Corporate Social Responsibility). Biasa CSR dari perusahaan BUMN akan lebih besar dari pada yang dianggarakan perusahaan swasta per tahunnya,” papar Ampri.

PT Semen Padang memiliki berbagai program CSR dalam payung Basinergi Mambangun Nagari. Di sana, ada yang namanya Semen Padang Campin Nagari, Semen Padang Pandai Nagari, Semen Padang Paduli Nagari, dan Semen Padang Elok Nagari.

Dalam Semen Padang Campin Nagari ada sejumlah program. Yakni, program pemasaran yang terkait dengan sertifikasi pekerja konstruksi/tukang, perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan, serta produk dan pelayanan yang berkelanjutan. Lalu ada program penelitian dan pengembangan, seperti inovasi produk turunan semen untuk konstruksi berkelanjutan. Kemudian, implementasi governance, risk and compliance terpadu.

Untuk Semen Padang Pandai Nagari, ada beasiswa prestasi, sekolah hijau, loka latihan keterampilan (lolapil), dukungan sarana dan prasarana pendidikan, serta peningkatan kompetensi guru. Sedangkan Semen Padang Paduli Nagari mencakup, program lumbung nagari, sehat nagari, implementasi human capital international standard, serta penyiapan sarana dan prasarana untuk kelompok rentan.

Lalu untuk Semen Padang Elok Nagari, ada program pengendalian emisi, pengendalian limbah cair, pengelolaan limbah padat, penggunaan energi terbarukan dan ramah lingkungan, penggunaan teknologi ramah lingkungan dan menurunkan konsumsi energi fosil, keragaman hayati, serta lingkungan hijau. (cip)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional