Close

PT KAI Tingkatkan Sarana dan Prasarana Angkutan Lebaran

PADANG, METRO – Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumbar mempersiapkan posko pelayanan angkutan Lebaran yang mulai dioperasionalkan, Minggu, 26 Mei 2019 sampai 16 Juni 2019.

Kepala PT. KAI Divre II Sumbar, Fredi Firmansyah mengatakan, untuk menunjang Lebaran  tahun 2019, beberapa sarana dan prasarana yang ada akan mengalami penambahan rangkaian gerbong. ”Hal ini terjadi pada Kereta Api (KA) Sibinuang, Padang-Naras (PP), menambahkan masing-masing satu kereta K3 untuk mengakomodir penumpang, saat Lebaran,” terang Fredi, pekan lalu.

Fredi menambahkan, KA Sibinuang terdiri dari dua KA. Yaitu, KA Sibinuang 1 dengan kapasitas 488 tempat duduk ditambah 50 persen untuk penumpang tanpa tempat duduk, dalam sekali jalan. Kemudian KA Sibinuang II memiliki 446 tempat duduk ditambah 50 persen untuk penumpang tanpa tempat duduk, dalam sekali jalan.

Selain itu, untuk dua KA lainnya, sesuai formasi rangkaian yang ada. Yaitu, KA Minangkabau Express, relasi Padang-BIM (PP) mengangkut 393 penumpang sekali jalan, dengan rincian 200 tempat duduk dan 193 tanpa tempat duduk. KA Lembah Anai, relasi Kayutanam-BIM (PP) mengangkut 117 penumpang sekali jalan, dengan rincian 78 tempat duduk dan 39 tanpa tempat duduk.

Fredi mengatakan, dari segi operasional sejak 22 Maret yang lalu melalui kegiatan peningkatan perkeretaapian, terjadi perubahan jadwal keberangkatan, penambahan relasi, serta penambahan frekuensi KA. Hal ini merupakan sebuah program yang ditujukan kepada masyarakat Sumbar, agar saling terintegrasi dalam menggunakan transportasi KA.

Sementara itu, dalam sisi pengamanan, Fredi menyebutkan, pihaknya telah bekerja sama dengan jajaran TNI/Polri yang dibagi menjadi beberapa tim, dan ditempatkan pada titik tertentu yang diperkirakan rawan untuk keselamatan Perjalanan KA (PerKA). Seperti halnya pelemparan batu oleh orang tak bertanggung jawab. Terdiri dari, internal KAI. Yaitu, Security dan Polsuska, kemudian ditambah dengan Bantuan Keamanan Operasional (BKO) dari jajaran TNI dan Polri, yang akan bersiaga selama masa angkutan Lebaran, untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi penumpang KA.

Dari sisi prasarana, juga telah disiagakan petugas KAI di beberapa limas untuk menghindari hal yang memicu terganggunya perjalanan KA. Termasuk diantaranya tim yang akan melakukan pengecekan jalur pada titik rawan seperti perlintasan liar dan bencana alam. Selain itu, KAI Divre II menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang dipastikan siap digunakan kapanpun dan di manapun.

Fredi menambahkan, bahwa saat ini sudah tersedia aplikasi KAI Access yang memudahkan calon penumpang untuk memesan tiket KA baik di Sumbar maupun nasional, melalui smartphone (HP). Caranya dengan men-download aplikasi tersebut melalui Google Playstore atau App Playstore. Kemudahan pemesanan tiket initelah di informasikan kepada masyarakat melalui beberapa media. Dia juga mengimbau kepada calon penumpang KA untuk tidak menggunakan perhiasan yang mencolok yang dapat memicu tindak kejahatan. Selain itu, apabila calon penumpang KA tidak kebagian tiket, agar menunda jadwal keberangkatannya atau dapat mencari altematif transportasi lainnya.

”Kami mengimbau calon penumpang yang apabila tidak kebagian tiket KA, agar tidak memaksakan diri naik KA tanpa tiket, karena selain membahayakan diri sendiri, juga akan diturunkan di pemberhentian terdekat berikutnya, oleh petugas kami,” imbau Fredi. (fan) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top