Close

PSS Sleman vs Semen Padang, Melawan Sejarah Buruk

Brian Ferreira - danny karl mark

YOGYAKARTA, METRO – Tumbang melawan PSM Makassar 1-0 di pekan pertama, Semen Padang FC masih harus memburu kemenangan perdana. Kali ini, lawan yang akan dihadang bukanlah “barang baru”, karena sesama tim promosi, PSS Sleman. Bahkan, dua tim pernah bertemu di final Liga 2 musim lalu, saat Kabau Sirah harus kalah.

Kini, di Pekan ke-2 Liga 1 2019, duel panas dua tim promosi akan tersaji Sabtu (25/5) pukul 20.30 WIB di Laga ini digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Laga yang akan digelar malam hari ini dipastikan akan berjalan menarik sejak awal.

Sebagai tim tamu, pekerjaan Kabau Sirah—julukan Semen Padang tentu akan lebi berat. Mereka diyakini sudah siap menghadapi tuan rumah, pelatih Syafrianto Rusli menyebut anak asuhnya sudah melupakan laga melawan PSM Makassar di pekan perdana.

”Kami sudah melupakan kekalahan dari PSM kemarin. Saatnya kami mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya menghadapi PSS Sleman,” ujar Syafrianto Rusli jelang menghadapi lawan yang belum pernah sekalipun ditumbangkan Semen Padang sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.

Syafrianto juga menyebut, pihaknya sudah memperbaiki kelemahan yang terjadi saat melawan PSM Makassar. “Kita sudah mengevaluasi semua kekurangan kita, saya berharap kesalahan yang terjadi saat lawan PSM lalu tidak terjadi lagi saat melawan PSS nanti,” sebutnya.

Kabar baik hadir di kubu Semen Padang dengan hadirnya gelandang pengatur serangan Jose Sardon yang sudah sembuh usai menjalani pemulihan cedera. “Sardon menyusul karena kebutuhan kita di lini tengah, apalagi kita lihat Manda Cingi diragukan untuk bisa tampil melawan PSS Sleman,” ujar Syafrianto Rusli.

Dengan Sardon yang sudah datang dan pulih 100 persen, karena itu dia menyiapkan dia untuk menghadapi PSS Sleman.

“Dengan datangnya dia, kita berharap lini tengah kita semakin solid,” lanjut mantan pemain Semen Padang era 80-an tersebut.

Syafrianto Rusli bertekad meraih poin pada laga ini. Meski sadar timnya punya catatan sejarah buruk ketika menghadapi tim Elang Jawa. Pertandingan nanti menjadi pertemuan kedelapan sepanjang sejarah. Semen Padang diketahui belum pernah sekalipun mampu meraih kemenangan melawan PSS, dengan catatan enam kekalahan dan sekali imbang.

Pada pertemuan terakhir di final Liga 2 2018, Semen Padang takluk 0-2 dari PSS. Ketika itu, gawang Kabau Sirah dirobek Cristian Gonzales dan Rifal Lastori, dua pemain yang kini sudah tak berseragam PSS.

Syafrianto sadar, laga melawan PSS diyakininya akan berlangsung sengit. Namun, Semen Padang wajib meraih kemenangan pada laga nanti demi memperbaiki posisi setelah kalah 0-1 dari PSM Makassar.

Bagi PSS Sleman mereka tentu akan berusaha melanjutkan tren positif mereka di awal pekan usai menumbangkan Arema FC dengan skor cukup meyakinkan 3-1. Meskipun demikian, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro tidak ingin jemawa, ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap menampilkan yang terbaik.

“Rasa percaya diri harus tumbuh tapi jangan terlalu tinggi, artinya kita beri pemahaman ke pemain bahwa Semen Padang FC secara kualitas setara dengan PSS. Bahkan kalau perlu kita anggap mereka di atas PSS, agar pemain termotivasi bermain lebih solid dan percaya diri,” kata Seto.

Seto juga memuji permainan Semen Padang yang enerjik dan penuh detriminasi melalui kecepatan para pemainnya. “Kita bertemu Semen Padang di final Liga 2 2018 lalu. Tapi pasti kekuatan Semen Padang juga sudah banyak berubah, kita sudah lihat mereka dari siaran pertandingan di televisi, Semen Padang adalah tim yang bagus,” kata Seto

Counter attack (serangan balik) Semen Padang menjadi salah satu yang kita waspadai. Pemain wajib fokus penuh untuk dapat mengulangi hasil seperti di laga lawan Arema FC,” lanjut pelatih yang membawa Elang Jawa promosi ke Liga 1 tersebut.

PSS Sleman masih belum bisa memainkan garda asing mereka, Batata masih akan absen dari komposisi pemain di partai menghadapi Semen Padang FC. Menurut Seto gelandang jangkar asal Brazil tersebut masih bergelut dengan cederanya.

“Batata sampai saat ini belum mengikuti latihan bersama tim karena masih cedera, ia latihan individu, masih menunggu rekomendasi dari tim medis, kalaupun dia sudah sembuh tapi tidak ada komunikasi dari tim medis, tidak saya mainkan,” ungkap Seto.

Semen Padang saat ini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan nol poin. Adapun PSS Sleman bertengger di urutan ketujuh dengan raihan tiga poin hasil kemenangan 3-1 melawan Arema FC pada laga pembuka. (*/heu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top