Menu

PSM Verifikasi Data Rumah Tangga Miskin

  Dibaca : 383 kali
PSM Verifikasi Data Rumah Tangga Miskin

PARIAMAN, METRO – Sebanyak 150 orang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) melakukan penginputan data masyarakat kurang mampu yang diadakan oleh Dinas Sosial Kota Pariaman, kemarin,  di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, penginputan data tersebut dilakukan selama dua.

Elidawati Sekretaris Dinas Sosial Kota Pariaman, secara resmi membuka acara tersebut. Beliau mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka verifikasi dan memperbarui Basis Data Terpadu (BDT) rumah tangga miskin. Ini dilakukan agar Bantuan Sosial (Bansos) tepat sasaran.

“Untuk Tahun 2019 terhitung sebanyak 34.082 orang jumlah dari Anggaran Rumah Tangga (ART) BDT, yang terdiri dari Kecamatan Pariaman Selatan sebanyak 7.580, Kecamatan Pariaman Tengah sebanyak 8.691, Kecamatan Pariaman Timur sebanyak 7.588 dan Kecamatan Pariaman Utara sebanyak 10.223,” ungkapnya.

“Kemudian untuk jumlah Rumah Tangga (Ruta) BDT Kota Pariaman untuk tahun 2019 adalah sebanyak 7.015, dengan rincian Kecamatan Pariaman Selatan sebanyak 1.563, Kecamatan Pariaman Tengah sebanyak 1.796, Kecamatan Pariaman Timur sebanyak 1.547 dan Kecamatan Pariaman Utara sebanyak 2.109,” jelas Elidawati.

Beliau menambahkan kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan 4 kali dalam setahun untuk mengetahui warga yang tidak mampu tersebut, karena seperti yang kita ketahui bahwasanya masyarakat ini pada saat tertentu  bisa saja jatuh pada ketidak mampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga mereka atau sebaliknya, jadi jika ada rumah tangga miskin yang belum terdata di BDT, maka data itu turut juga akan diverifikasi ulang.

Selain itu Supervisor System Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Elget Oktaviani juga menyampaikan bahwa verifikasi data rumah tangga miskin ini dilakukan untuk mendapatkan data yang valid dan update, dengan melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta Fasilitator.

Elget mengatakan “Penyusunan BDT ini mengacu pada hasil Musyawarah Desa (Musdes), agar ada keterpaduan data antara pemerintah pusat dan daerah. Jika seseorang yang diusulkan sebagai penerima bantuan, namun tidak tercantum datanya dalam BDT otomatis pengajuan tersebut tidak dapat diproses.

“Dengan adanya keterpaduan data ini, pelayanan dan pendampingan pemerintah kepada masyarakat akan semakin mudah, dan dampaknya akan mendukung pelaksanaan percepatan program pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan,” tutupnya.

Elidawati berharap semoga verifikasi dan validasi data ini berjalan lancar dan data yang didapat akurat, dengan bantuan dari semua pihak terkait, dan kemiskinandi Kota Pariaman ini kedepannya akan dapat diatasi.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional