Close

Program Riset Terapan Politani dan LPDP 2021, Edukasi Panti Preneur-Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Melalui Hilirisasi Olahan Buah Naga

PENGOLAHAN BUAH NAGA— Program Studi Teknologi Pangan pengolahan buah naga foto bersama.

Oleh : Mutia Elida

Salah satu program unggulan pemerintah Provinsi Sumatera Barat adalah menciptakan 100 ribu entrepreneur baru sebagai start-up pelaku dan penggerak ekonomi kreatif.  Program Gubernur ini tidak hanya dibebankan kepada pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten tetapi juga ke­terlebitan masyarakat serta Perguruan Tinggi juga memberikan andil yang sangat penting.

Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh mengambil pe­ranan sebagai Institusi pentransfer teknologi pada ma­syarakat melalui “Tim Riset Terapan LPDP 2021” yang diketuai oleh Ir. Mutia Elida, M.Si dan anggota Agustina SP.M.Si, Mega Amelia P, SP.M.Si & Dr Elviati, SP.M.Si serta Tim Pengabdian Tek­nologi Pangan beranggotakan Ir. Ermiati, M.Si, & Ir. Rahzarni, MP. Pengembangan Riset Terapan LPDP 2021 ini tidak hanya terbatas pada Mitra utama Kelompok Albarokah Nagari Kapau tetapi juga dikembangkan lebih luas kepada pengguna teknologi lain yaitu masyarakat luas.  Salah satunya anak-anak Panti Asuhan Aisyiah Kota Payakumbuh  dimana Tim ini terjun langsung dalam mengedukasi  kegiatan Hilirisasi Olahan Buah Naga. Kelompok Msya­rakat lain dan UKM Pangan yang berminat untuk me­ngembangkan produk Biofruit ini sebagai strat-up baik yang berbahan baku Buah Naga atau buah-buah lokal lainnya bisa menghubungi TIM untuk dibimbing secara langsung.

Kegiatan ini sangat diperlukan anak Panti sehingga dapat melakukan wirausaha dibidang pengolahan makanan, agar nantiknya ketika mereka meninggalkan panti sudah memiliki bekal ketrampilan dan bisa mandiri secara fi­nansial. Anak-anak Panti lebih memiliki peluang  untuk me­ningkatkan taraf hidupnya, karena sangat banyak pro­duk-produk olahan dari buah naga yang bisa dikembangkan seperti aneka stik, donat, selai, baik yang dibuat dari buah naga maupun kulitnya.  Dalam program ini yang menjadi produk andalan adalah produk minuman fungsional atau minuman probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan dan juga meningkatkan immune tubuh, serta mencegah stunting. Edukasi berupa praktek langsung pembuatan pro­duk dan pendampingan bagi anak Panti dilakukan pada bulan Oktober 2022. Tujuan dari kegiatan ini adalah menge­dukasi dan memotivasi sekaligus  memperkenalkan entrepreneurship sebagai start preneur kreatif, inovatif dan aplikatif pada anak Panti, untuk menjadi pribadi yang man­diri secara finansial.

Minuman probiotik (Biofruit) memiliki komponen aktif yang dapat memberikan efek baik terhadap Kesehatan be­rupa antoksidan, vitamin C, dan tak kalah pentingnya kan­dungan bakteri baik 10.000.000 sel/ml berupa bakteri asam laktat yang juga bersifat antagonis terhadap pertumbuhan bakteri pathogen pe­nye­bab penyakit yang berhubu­ngan dengan gastointenstinal pada manusia dan dapat men­jaga keseimbangan microflora intensital (pencernaan). Substansi penghambat yang dihasilkan selama an­taralain: asam laktat, asam asetat, asam sitrat, asam hi­p­puric, diasetil, hydrogen peroksida, dan bakteriosin yang akan menciptakan lingkungan yang tidak disukai oleh mikrorganisme pathogen dan perusak.

Proses pembuatannya meng­gunakan sari buah naga yang dipanaskan dengan cam­puran gula, susu skim, dan CMC, kemudian dilakukan fermentasi (diperam) dengan menambahkan biang/starter bakteri probiotik Lb paracasei ssp paracasei Ml3 terenkapsulasi sebanyak 3% dan difermentasi selama selama 13-15 jam. Kemudian dihomogenisasi dengan cara dicampurkan dengan larutan gula dan  air kemudian dikemas menggunakan botol PET dan plastic HDPE.

Produk minuman probiotik (Biofruit) dari buah naga bisa dikonsumsi oleh semua kala­ngan, dapat menjadi komoditas yang bisa diperdagangkan di pusat oleh-oleh, warung dan kedai, serta se­kolah-sekolah, ataupun dijadikan minuman penambah gizi dan kesehatan pada kegiatan Posyandu. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top