Menu

Program Pendewasaan Usia Perkawinan Digiatkan

  Dibaca : 233 kali
Program Pendewasaan Usia Perkawinan Digiatkan
SAMBUTAN—Gubernur Sumbar Irwan Prayitno beri kata sambutan pada Rakorda Bangga Kencana dalam era millenial untuk Indonesia maju sejahtera dan berkeadilan.

PADANG, METRO
Kaper BKKBN Sumbar Etna Estelita mengatakan, dalam program pendewasaan usia perkawinan bakal terus digiatkan dengan Program GenRe. Dari hasil SKAP 2019 ASFR 15-19 tahun di angka 18, angka ini cukup baik dibandingkan angka nasional yang masih 33. Ini akan terus diturunkan sesuai target tahun 2020 yaitu diangka 15.

“Sedangkan, angka kehamilan tidak diinginkan KTD 11,6 sudah baik dibandingkan nasional di angka 17,5 hasil SKAP 2019, ditahun 2020 ini kita targetkan dapat turun menjadi 10,”  ujar Etna Estelita di Rakorda Bangga Kencana dalam era Millenial untuk Indonesia maju, sejahtera dan berkeadilan, Kamis (5/3).

Dikatakan Estelita, kegiatan Pro PN Stunting akan diperkuat di 4 wilayah kabupaten dan kota dengan meningkatkan keterpaparan 1000 HPK sebanyak 53.826 keluarga. Begitu juga dengan program lainnya dengan memaksimalkan potensi yang ada serta kerja sama dengan mitra terkait.

Untuk pelaksanaan GDPK, pada tahun 2019 sudah terlaksana di Sijunjung, Kota Padangpanjang, Agam, Pasaman, Solok, Kota Padang. Pada tahun 2020 akan dilaksanakan di  Dharmasraya, Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Pesisir Selatan, Tanahdatar, Kota Solok. “Kemudian, kabupaten dan kota yang belum kami harapkan dapat menyusul kemudian,” ujar Estelita.

Untuk tahun ini  akan melaksanakan Pendataan Keluarga tahun 2020, saat ini sudah berlangsung TOT tingkat Pusat dan selanjutnya akan diadakan tingkat provinsi dan kabupaten dan kota.

Dalam pelaksanaan Harganas han 2020, segala sesuatunya sudah dipersiapkan, untuk persiapan sudah 70 persen, beberapa pengadaan terkait Harganas sudah diproses dan rapat-rapat akan terus berlanjut

Ditambahkan, Rakorda Bangga Kencana Sumbar 2020 ini merupakan awal pelaksanaan Renstra BKKBN tahun 2020-2024 serta tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Program Bangga Kencana di Jakarta yang dihadiri Wakil Presiden RI, 12 Februari 2020 .

Dengan tujuannya  melakukan Evaluasi Program KKBPK Tahun 2019 & Rencana Operasional Program Bangga Kencana 2020, menyusun Strategi penggarapan Program Bangga Kencana di Sumatera Barat  2020, mendapatkan Dukungan pencapaian Program Bangga Kencana di Sumatera Barat Tahun 2020

Direktur Pelaporan Statistik BKKBN pusat Rudi Budiman mengatakan, perlu disukseskan pelaksnaan Rakorda Bangga Kencana BKKBN Sumbar tahun 2020 supaya berjalan sesuai yang diharapkan. “Dimana Rakorda ini merupakan tindak lanjut Rakernas Bangga Kencana di Jakarta baru baru ini,” ujar Rudi.

Dikatakan Rudi, momentum Rakorda Bangga Kencana 2020 ini merupakan langkah dalam melksnakan evaluasi kegiatan yang telah dilaksnakan sepanjang tahun 2019 lalu. Sehingga bisa diketahui sampai dimana pencapaian target yang dipasang tahun 2019 lalu. Maka perlu dilakukan penyusunan langkah langkah strategis untuk pencapaian Program yang maksimal tahun 2020.

Gubenur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, terjadinya keluarga besar yang satu keluarga memiliki di atas lima orang karena keinginan anak yang diharapkan. Sebab, anak satu keluarga, dari satu hingga tiga masih anak laki laki, maka untui mengharapkan anak perempuan mereka nambah lagi. Begitu sebaliknya, jika keluarga ingin mendapatkan anak laki laki. “Namun, yang penting sesuai dengan program BKKBN keluarga berencana, teenacana dan harmonis itu adalah keren,” ujar Irwan. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional