Menu

Program Pemberdayaan KAT Tahun 2020 di Kepulauan Mentawai Dievaluasi

  Dibaca : 131 kali
Program Pemberdayaan KAT Tahun 2020 di Kepulauan Mentawai Dievaluasi
Rumah yang dibangun di Dusun Maonai Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya,Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah selesai.

Keberadaan komunitas adat terpencil (KAT) merupakan realitas yang tidak bisa diabaikan di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). KAT menjalani kehidupan yang cukup memprihatinkan, karena mendiami tempat-tempat terpencil yang secara geografis sulit dijangkau.

Keterpencilan ini juga menyebabkan KAT tidak mampu menjadi bagian dari proses pembangunan, sebagaimana masyarakat pada umumnya. Dibutuhkan pembangunan berkelanjutan terhadap segala aspek kehidupan dan penghidupan mereka, demi meningkatnya taraf hidup dan kesejahteraan sosial KAT.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, H.Jumaidi, S.Pd, M.Pd mengatakan, melalui Bidang Pemberdayaan Sosial, untuk program pemberdayaan KAT ini dilaksanakan pembangunan rumah sebanyak 48 unit di Dusun Maonai Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pengerjaan pembangunan rumah tersebut selama 120 hari.

Di samping pembangunan rumah, juga juga pembangunan balai sosial untuk kegiatan serta tempat acara pertemuan warga. Juga ada penyuluhan sosial terpadu, bantuan jaminan hidup, bantuan bibit, serta bantuan peralatan kerja.

Program dan kegiatan dilakukan secara bertahap, dan melakukan rapat, untuk mencari solusi dan melengkapi administrasi. Termasuk juga mengatasi hambatan yang dialami. “Harapan kami 10 hari ke depan ini sudah 100 persen. Tinggal administrasi saja lagi. Tentu 100 persen ini sesuai dengan perkembang fisiknya. Pengerjaan yang kita lakukan dilihat oleh pihak Dinas PUPR serta pengawasan dari masyarakat. Mudah–mudahan proses pengerjaannya bisa selesai dengan baik,” harap Jumaidi melalui Rapat Evualuasi, Selasa (15/12), di Kota Padang.

Rapat evaluasi dihadiri perencana, pelaksana, pengawas, Dinas PUPR, pengelolaan teknis, kepala bidang serta PPTK, bendahara dabn sub program.

Plt Kepala Bidang Pemberdayaa Sosial Dinas Sosial Provinsi Sumbar, M. Sampurno, A.Ks mengatakan, pekerjaan pembangunan rumah dapat dilaksanakan tepat waktu. Karena saat ini bobot pengerjaan sudah mencapai 96,7 persen, serta tahapan pelaksanaan kegiatan pra PHO (Provisional Hand Over), Sabtu (19/12). “Mudah–mudahan proses pengerjaan cepat dituntaskan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” harapnya.(**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional