Menu

Program Keagamaan jadi Perhatian Pemko Solok

  Dibaca : 119 kali
Program Keagamaan jadi Perhatian Pemko Solok
Zul Elfian

SOLOK, METRO–Wali Kota Solok, Zul Elfian menyampaikan bah­wa bentuk dari komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Solok dalam mewujudkan Kota Solok yang diberkahi, setiap program keaga­maan menjadi perhatian. Apalagi dalam momentum tahun baru Islam ini, diha­rapkan menjadi renungan bagi warga untuk selalu meningkatkan ketaqwaan.

“kita ingin wujudkan kota yang diberkahi. jika sudah diberkahi, Allah a­kan bantu persoalan di daerah kita, mari kita ting­katkan iman kita harus lebih kuat daripada sebe­lumnya, dan semoga kita lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Zul El­fian, kemarin.

Zul Elfian juga menilai bahwa tahun baru hijriah ini dapat dijadikan momentum untuk menghijrahkan diri dan masyarakat pada hal yang lebih baik pada tahun-tahun yang akan datang. Menurutnya, me­lalui peringatan tahun baru Islam ini diperlukan  hijrah mental dengan menumbuh kembangkan sikap disiplin memperbaiki diri.

“Kalau kita memaknai hijrah itu, mari tinggalkan yang tidak baik, dan buka lembaran baru yang baik baik. Mulai perbaiki diri secara perlahan,” ujar Zul Elfian.

Bahkan Zul Elfian meni­lai, pejabat dan ASN diling­kungan Pemerintah Kota Solok juga harus mengua­sai ilmu keagamaan. Da­lam hal ini tidak hanya soal ibadah wajib, tetapi juga bisa sedikit banyaknya untuk menjadi khatib mau­pun imam salat di masjid atau mushalla yang ada.

“Pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di ling­kungan Pemko Solok tidak hanya dituntut untuk me­nguasai soal birokrasi, na­mun, juga harus mampu memberikan kontribusi dalam kehidupan berma­syarakat, termasuk dalam hal keagamaan,” ujar Zul Elfian.

Di Kota Solok sendiri, program keag­a­maan­se­perti subuh berjamaah su­dah dapat di katakan rutin berjalan. Program subuh berjamaah yang pada u­mumnya diikuti oleh pe­jabat dan ASN yang ada di lingkungan Pemko Solok, terutama bagi pimpinan OPD, hendaknya juga di­ikuti oleh masyarakat.

Dalam program subuh berjamaah bagi pimpinan OPD dan ASN, sebetulnya sudah dijadikan agenda rutin di Kota Solok. Setiap pejabat secara bergiliran menjadi Imam, Mu’azin dan penceramah.

Setidaknya, melalui se­mangat subuh berjamaah dan membangun silah­tu­rahmi tertanam di diri se­tiap pejabat dan ASN di kota Solok, sehingga bisa ditularkan dalam kehi­du­pan keluarga dan ber­ma­syarakat.“Berbaurlah de­ngan masyarakat dalam hal kebaikan, jangan jadi pribadi yang tertutup se­hingga nanti saat sudah kembali menjadi ma­sya­rakat biasa (pensiun) tidak canggung,” ujar Zul Elfian. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional