Menu

Program 100 Ribu Enterpreneur Harus Terukur, Wagub Sumbar: Tanggung Jawab Bersama, Seluruh OPD Harus Terlibat

  Dibaca : 98 kali
Program 100 Ribu Enterpreneur Harus Terukur, Wagub Sumbar: Tanggung Jawab Bersama, Seluruh OPD Harus Terlibat
PIMPIN RAPAT— Wagub Sumbar, Audy Joinaldy, saat memimpin rapat pematangan persiapan percepatan program 100 ribu millenial enterpreneur di Padang, Selasa (14/9).

PADANG, METRO–Wakil Gubernur Sumatra Barat (Wagub Sumbar) Audy Joinaldy mene­gas­kan program 100 ribu entrepreneur menjadi tanggung jawab seluruh Organisasi Perangkat Da­erah (OPD) di Pemprov Sumbar. Karena itu, harus dilaksanakan dengan program pelatihan yang ter­struk­tur dan terukur.

“Leading sector-nya adalah Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumbar. Namun seluruh OPD di Sumbar harus ikut berkontribusi dengan program yang terukur,” kata Audy Joinaldy, saat memimpin rapat pematangan persiapan percepatan program 100 ribu millenial enterpreneur di Padang, Selasa (14/9).

Program 100 ribu enterpreneur tersebut nantinya akan bergerak di seluruh bi­dang. Baik itu bidang eko­nomi kreatif yang akan ber­kaitan dengan pe­ngem­­bangan pariwisata serta peningkatan nilai dari pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan.

Ia menyebut untuk bisa menelurkan program pendukung, masing-masing OPD harus memiliki pemahaman yang sama tentang makna enterpreneur.

“Menurut hemat saya setiap pengusaha itu belum tentu entrepreneur. Tetapi setiap enterpreneur sudah pasti pengusaha. Artinya semua masya­ra­kat yang memiliki usaha bisa dirangkul dalam program ini,” katanya.

Program 100 ribu enterpreneur bertujuan untuk menjadi seorang pengusaha yang tangguh dan mam­­pu berkolaborasi. Pro­­gram ini bukan hanya ber­tujuan men­dorong ma­syarakat dari nol menjadi pengusaha. Tetapi juga merangkul pengusaha mu­da yang ingin berkembang dan memiliki brand sendiri.

Audy Joinaldy juga me­nga­takan, dalam menumbuhkembangkan jiwa en­tre­preneur, perguruan ting­­gi diharapkan juga turut melibatkan pengusaha dalam menciptakan iklim berwirausaha. Tidak hanya dibekali dengan hal yang bersifat teoritis saja.

Selain itu, menjadi pengusaha harus selalu memperhatikan perubahan jaman dan teknologi. Berbagai perubahan itu berdampak secara langsung pada kehidupan masya­ra­kat. Ciptakan peluang dan berkolaborasi dalam membangun dan mengembangkan bisnis.

Menurut dia, pengusaha tidak bisa berdiri sendiri. Ikuti perkembangan teknologi dan terus berko­la­borasi. Sekarang, di era re­volusi 4.0 banyak pekerjaan hilang dan banyak pekerjaan baru bermunculan.

Audy Joinaldy juga me­ng­ingatkan, program unggulan daerah menciptakan 100 ribu enterpreneur itu, juga tidak bertujuan untuk mem­bantu permodalan se­cara langsung. Tetapi membantu memberikan akses bagi pengusaha, agar bisa mendapatkan dana dari perbankan atau lembaga lain yang memungkinkan.

Program itu juga akan didukung oleh aplikasi Sumbar Madani yang berbasis digital. Sehingga progresnya bisa terpantau secara real time. “Semua program pelatihan dari masing-masing OPD dan kabupaten/kota mulai dari jadwal hingga output akan tergambar dalam aplikasi dan bisa dipantau kapan saja,”ujarnya.

Rapat itu ikut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial,  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar.

Kemudian Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kehutanan, dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan. (ADP)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional