Close

Prof Muradi Minta Fasilitas Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan Harus Diproses

Eks Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan disorot soal fasilitas jet pribadi.

JAKARTA, METRO–Penggunaan jet pribadi oleh mantan Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan saat ke Jambi menemui keluarga Brigadir J dinilai tidak lazim dan harus diusut. Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Bandung Prof Muradi berpendapat penggunaan jet pribadi oleh Brigjen Hendra tidak sesuai peruntukan.

Menurut Muradi, fasilitas mewah yang menurut Indonesia Police Watch (IPW) milik pengusaha itu berpotensi meng­ganggu integritas Brigjen Hendra sebagai perwira Polri.

“Dia menggunakan kendaraan yang kemudian dianggap tidak sesuai dengan kemampuan dari Mabes Polri. Seharusnya normal saja. Kalau naik bus, ya, naik bus, tetapi tidak nyewa, tidak dipinjamkan yang berpotensi mengganggu integritas dari personel kepolisian itu sendiri,” ujar Muradi saat dikonfirmasi JPNN.­com, Selasa (20/9).

Prof Muradi meminta proses hukum atas dugaan penggunaan jet pribadi itu dilakukan terpisah dengan perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. “Harus diproses, tetapi prosesnya jangan me­ngg­anggu kasus yang utama. Jadi, kasus yang sekarang FS (Ferdy Sambo, red) ini dibereskan dahulu, masuk P21,” ucap Muradi.

Muradi juga mengatakan kasus yang menyeret Brigjen Hendra merupakan pelanggaran etik yang bisa diproses terpisah. “Saya tidak menyarankan untuk proses bersamaan karena menggagngu proses hukum dari kasus yang melibatkan FS dan beberapa orang yang sudah jadi tersangka,” tutur Prof Muradi.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso sebelumnya menyebut Brigjen Hendra Kurniawan cs berangkat ke Jambi pada 11 Juli 2022 menggunakan jet pribadi milik pengusaha.

Brigjen Hendra berangkat ke Jambi menemui keluarga Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo guna menjelaskan pe­nyebab kematian sang ajudan. Hendra menggunakan fasilitas mewah itu bersama Kombes AN, Kombes S, AKP RS, Bripda F, Briptu S, Briptu P, dan Briptu M.  “Menggunakan private jet yang menurut pengacara (keluarga Brigadir J, red) Kamaruddin Simanjuntak sebagai milik seorang mafia berinisial RBT,” kata Sugeng dalam keterangan tertulis, Senin (19/9).

Sugeng mengeklaim telah mengidentifikasi jenis private jet yang konon dipakai oleh Brigjen Hendra Kurniawan cs ketika berangkat ke Jambi, yakni tipe Jet T7-JAB. Berdasar penelusuran IPW, Sugeng me­nyebut RBT me­rupakan ketua konsorsium judi online Indonesia yang bermarkas di Jakarta Selatan. “Hanya  berjarak 200 meter dari Mabes Polri,” ucapnya. (cr3/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top