Menu

Produksi Beras Terjaga, Kementan Diapresiasi

  Dibaca : 195 kali
Produksi Beras Terjaga, Kementan Diapresiasi
PANEN— Petani sedang melakukan panen di sawah. Berdasarkan data BPS, terjadi surplus stok beras pada akhir Mei sebesar 8,48 juta ton.

JAKARTA, METRO
Kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) di tengah pandemi Covid-19 pada kuartal pertama 2020, yaitu Januari sampai Maret, dinilai sudah bagus. Hal ini merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa produksi Januari-Mei 2020, yaitu 15,1 juta ton beras dan surplus stok beras pada akhir Mei sebesar 8,48 juta ton.

Pengamat Pertanian Prima Gandhi mengatakan, Kementan sejauh ini mampu menunjukkan kinerja yang prima. Namun, Gandhi menyatakan Kementan tidak mendapat dukungan oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan.

Sementara itu, saat ini, tantangan terbesar bagi negara-negara dunia adalah mempertahankan produktivitas pangannya di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, kinerja Kementan sudah bagus. Saat panen itu masih sampai target dan masih baik. Tetapi ada beberapa kebijakan yang kurang.

“Maksud saya yang harus disinkronisasi dengan Kementrian Perdagangan karena kita tahu kemarin pada waktu awal-awal Covid, dengan Kementerian Perdagangan itu ada sedikit ketidakcocokan harga pangan dan juga masalah impor,” kata Gandhi, Selasa (9/6).

Gandhi meminta Kementerian Perdagangan mampu menjaga harga pangan di pasaran. Sebab, apabila harga pangan mahal di pasar, sedangkan harga beli di petani murah, hal itu akan memberikan dampak pada periode selanjutnya.

Dia juga mendorong Kementerian Keuangan memberikan bantuan berupa subsidi pupuk kepada petani agar mampu menjaga produksi berasnya. “Yang rawan-rawannya masalah pangan beras ini di Agustus sampai Desember. Karena kenapa? Kami lihat sekarang pasokan benih, pasokan pupuk, inikan agak terganggu, karena selama ini untuk padi selalu disubsidi oleh negara. Ini kan dana subsidi pertanian lari ke kesehatan, ya, itu yang agak kami khawatirkan sekrang,” jelas dia. (jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional