Menu

Produk Usaha Peternakan, Saling Menunjang dengan Wisata Edukasi

  Dibaca : 82 kali
Produk Usaha Peternakan, Saling Menunjang dengan Wisata Edukasi
KUNJUNGI—Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy saat mengunjungi usaha sapi perah “Lassy Diary Farm” di Nagari Lasi Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

PADANG, METRO–Usaha peternakan dan wisata edukasi merupakan dua hal yang bisa saling menunjang, untuk bisa lebih dikenal masyarakat guna pengembangan usaha. “Usaha peternakan seperti peternakan sapi bisa mengembangkan strategi wisata edukasi, untuk memper­kenalkan produknya. sehingga pasarnya menjadi lebih luas,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy saat mengunjungi usaha sapi perah “Lassy Diary Farm” di Nagari Lasi Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Ia mengatakan strategi wisata edukasi itu banyak digunakan di peternakan di Jawa seperti Lem­bang. Wisatawan juga cenderung ingin membeli produk di tempat wisata sebagai oleh-oleh.

Target jangka pendeknya pe­nge­nalan produk, bukan pema­saran di tempat wisata. Namun dengan lebih dikenalnya produk, apalagi jika wisatawan menviralkan di media sosial, maka pasar yang lebih besar akan terbuka sendiri.

Pemilik Lassy Diary Farm, Su­hatril membenarkan hal itu. Ia mengatakan sejak dibuka pada 2016, pengembangan usahanya stagnan. Namun setelah membuka peternakannya sebagai tempat wisata edukasi, maka produknya berupa keju mozzarella dan keju rikota makin dikenal dan pasarnya makin luas.

Saat ini, katanya, pemasaran produknya tidak hanya di Sumbar tetapi telah merambah ke provinsi tetangga seperti Riau dan diha­rapkan terus berkembang ke da­erah lain.

Di peternakan itu terdapat sapi, kerbau, kambing dan domba. Wisa­tawan bisa menikmati waktu ber­sama keluarga saat memberi ma­kan ternak tersebut.

Wisatawan juga mendapatkan kesempatan untuk mengetahui cara pembuatan keju yang menjadi produk unggulan peternakan ter­sebut.

Menurut Suhatril terdapat 40 ekor lebih sapi di peternakan yang dikelolanya. Namun selama pan­demi  jumlahnya berkurang menjadi 20 ekor. Karena ia bisa mengajak masyarakat sekitar untuk bermitra, maka produksi keju tidak terlalu terkendala.

Keunggulan produk keju yang dibuat Lassy Diary Farm me­nu­rutnya adalah lebih sehat karena tanpa pengawet, tanpa pewarna, tanpa perasa, dan sudah memiliki izin BPOM. Untuk wisata edukasi, peternakan itu buka setiap hari dari jam 10.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Ikut dalam kunjungan Wagub Sumbar ke Lasi, Bupati Agam, Kepala Dinas Peternakan Sumbar dan Camat Candung.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional