Menu

Produk UKM Sumbar Diminati Pelaku Usaha Medan, Kegiatan Temu Bisnis Lahirkan 8 MoU

  Dibaca : 1271 kali
Produk UKM Sumbar Diminati Pelaku Usaha Medan, Kegiatan Temu Bisnis Lahirkan 8 MoU
Ketua Dekranasda Sumbar, Nevi Zuairina dan pengurus bersama Ketua Dekranasda Sumut, stakeholder di Sumut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Zirma Yusri dan jajaran serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut.

KEGIATAN temu bisnis 2019 yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar, bekerjasama dengan Dekranasda Provinsi Sumbar, di Medan, Provinsi Sumut, 14-17 November 2019 lalu, sukses melahirkan sejumlah kerjasama.


Kerja sama dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku UKM di Sumbar dengan sejumlah pelaku usaha dan stakeholder di Medan. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar, Zirma Yusri melalui Kabid Pemberdayaan UKM, Nasrizal Nazar mengatakan, kegiatan temu bisnis ini dilaksanakan dalam event Sumbar Expo 2019 di Medan.

Temu Bisnis menghadirkan display produk UKM kerajinan dan makanan unggulan dari Sumbar. Antusias pelaku UKM di Kota Medan cukup tinggi mengikuti Temu Bisnis ini. Hadir pada kesempatan itu, Ketua Dekranasda Sumbar, Nevi Zuairina Irwan Prayitno, Wakil Ketua, Wartawati Nasrul Abit dan pengurus, Pengurus Dekranasda Sumut, Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumut beserta jajarannya, Ketua Kadin Sumut, Tokoh Minang yang ada di Kota Medan, para pelaku usaha yang merupakan perantau Minang dan pelaku usaha dari Kota Medan.


Melalui Temu Bisnis ini, membuka peluang bagi pelaku UKM di Sumbar menawarkan produknya untuk dipasarkan di Medan, melalui kerjasama dengan sejumlah pelaku usaha dan stakeholder di Medan. Hasil dari Temu Bisnis ini cukup menggembirakan. Ada 8 MoU yang disepakati dan ditandatangani.

Tiga MoU terkait usaha kopi. Di mana dalam kerjasamanya, pihak Owner Single Origin Arabika, Marmis Asid dari Provinsi Sumbar, memasok kopi kepada tiga pengusaha kopi di Medan, yakni, Yuli Ani, Owner Hafiz Cofee, Antoni Batubara, Owner Coffee Raatery, Aryanda Putra, Owner Culture Coffee House.

“Kopi yang akan disediakan oleh pelaku UKM di Pasaman Barat itu nantinya melalui pelaku usaha di Medan akan diekspor ke Pasar Eropa melalui Medan dan juga untuk memenuhi kebutuhan kopi di Medan,” ujar Nasrizal.

Selain itu, juga ada MoU antara Pimpinan Yayasan Shafiyyatul Amaliyyah Group, Rahmawaty dengan Ketua Koperasi Bungo Nagari Sepakat, Sufnarrita Yusuf. Kerjasama kemitraan terkait pemasaran produk UMKM dalam bentuk bahan pakaian dan pakaian jadi kerajinan khas Sumbar serta produk makanan.

MoU selanjutnya, juga ada proses negosiasi kerjasama antara Camelia, Owner UKM Randang dan Bumbu Masakan Unique dari Kabupaten Tanah Datar dengan Pimpinan Poncut, Tuti Chaidir. Negosiasi terkait kerjasama pemasaran produk bumbu masakan dan kuliner serundeng wortel dan terung, yang jumlahnya satu ton per bulan.

Juga ada MoU bidang pemasaran kuliner Kupang Pulut Bonjol Ita, oleh Owner-nya, Zainal Abidin dengan Ketua Gebu Minang Provinsi Sumut, Putrama Alkhairi. MoU antara Arlaili, Owner Putri Ulakan Bordir dengan Erwin Halomoan Lubis, Owner Toko Nazla, untuk kerjasama pemasaran bordir dan mukena.

Sementara, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar juga melaksanakan MoU dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut. Kerjasama yang disepakati kedua belah pihak sepakat mewadahi, memfasilitasi dan menguatkan produk UKM daerah masing-masing.

”Melalui ajang Temu Bisnis dalam Event Sumbar Expo 2019 ini juga dilaksanakan pertemuan Dekranasda Provinsi Sumbar dengan Dekranasda Provinsi Sumut. Melalui pertemuan tersebut keduanya sharing informasi dalam melakukan pembinaan pelaku UKM di daerah masing-masing,” ujarnya. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional