Menu

Pro-Kontra Penggerebekan Prostitusi, PSK Online di BAP Ngaku belum “Dipakai”

  Dibaca : 1500 kali
Pro-Kontra Penggerebekan Prostitusi, PSK Online di BAP Ngaku belum “Dipakai”
PROSTITUSI ONLINE— Terduga pelaku N dan Af yang terlibat dalam prostitusi online diamankan di Mapolda Sumbar setelah digerebek di salah satu hotel di Kota Padang.

PADANG, METRO–Polda Sumbar memastikan dalam hasil pemeriksaan yang tertuang dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP), PSK online berinisial N (26) mengakui belum sempat ‘dipakai’ saat terjadi penggerebekan di salah satu hotel berbintang di Kota Padang beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan pengakuan N yang sudah “dipakai” atau tidak “dipakai”. Karena, N dijerat dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Terlepas dari sudah ‘dipakai’ ataupun tidak ‘dipakai’, ternyata tidak mempengaruhi kasus yang menjerat N. Memang, kemarin N kepada media sempat bercerita sudah dipakai baru digerebek. Tapi itu kan tidak ada tertuang dalam BAP. Karena pada saat pemeriksaan oleh penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus, N mengaku belum dipakai,” ungkap Satake Bayu.

Satake Bayu menambahkan, NN dijerat UU ITE yang mana berdasarkan bukti-bukti berupa chatting yang mendistribusikan foto-foto mengarah ke pornografi melalui elektronik. Foto itulah yang digunakan oleh mucikari pada akun chatiing mempromosikan N dan N juga mengekspolitasi diri pada akunnya sendiri.
“N itu menyebarkan foto-foto yang berbau pornografi. Penyidik sudah mengantongi rekam data jejak digital forensik terkait pelanggaran UU ITE yang dilakukan pelaku. Untuk pembuktian sudah dipakai atau belum, biar nanti di pengadilan pembuktiannya,” ujarnya.
Selain itu, Satake menjelaskan, untuk proses hukumnya dan melengkapi berkas, penyidik juga memintai keterangan daksi ahli ITE, ahli bahasa, ahli pidana dan ahli agama. Saat ini, penyidik masih terus melengkapi berkas agar segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Mucikari dan wanita PSK yang jelas telah ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan UU ITE dan sudah ditahan. Jadi tidak ada masalah terhadap proses hukum N meski mengaku sudah dipakai ataupun belum dipakai,” tegas Satake Bayu.
Sebelumnya, masih maraknya prostitusi Online di Kota Padang, Tim Subdit V Cyver Crime Direrktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar kembali mengamankan seorang pria mucikari bersama seorang perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).

Keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda. Minggu (26/1) sekitar pukul 14.17 WIB. Dengan barang bukti yang ditemukan polisi keduanya akhirnnya buka mulut, bekerja sebagai mucikari dan PSK.

Af sebagai mucikari diamankan usai mengantar wanita bernisial ‘N” (PSK) ke sebuah Hotel Berbintang di Jalan Bundo Kandunang. Sementara N digerebek di kamar hotel. Dari pengakuannya sedang menunggu tamu.

Panit II unit V Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKP Indra Sunedi saat diwawancarai mengatakan, terungkapnya kasus dugaan prostitusi Online tersebut berkat laporan anggota DPR RI Andre Rosiade. Dimana informasi tersebut menyebutkan adanya dugaan jaringan prostitusi online di Kota Padang. Yang mana, transaksi melalui online dan menggunakan hotel sebagai tempat eksekusi.

“Pimpinan kami dihubungi oleh anggota DPR RI Andre Rosiade yang menyatakan bahwa di hotel ini terdapat prostitusi online. Setelah laporan dipastikan benar, kita langsung melakukan penggerebekan di hotel tersebut,” kata Indra.

Indra menjelaskan, ketika dilakukan penggerebekan di kamar 606 Hotel Kryad Bumiminang, perempuan N (26) yang sedang menunggu pelanggannya terkejut. Karena terkejut, dirinya langsung bersembunyi di balik pintu kamar tanpa mengenakan pakaian sehelaipun alias bugil.

“N berlari masuk ke kamar mandi dan meminta tolong untuk mengambilkan bajunya yang ada di atas sebuah kursi. Saat melakukan penggerebekan, kami menemukan barang bukti berupa alat kontrasepsi dan uang tunai sebesar Rp750 ribu di atas sebuah kursi,” lanjut Indra Sunedi.

Indra Sunedi menambahkan, selain barang bukti, pihaknya juga mengamankan seorang lelaki yang mengantarkan terduga ke hotel tersebut. Terduga pelaku porstitusi online dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolda Sumbar untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan terkait dugaan ini.

“Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolda. Kita akan terus kembangkan untuk mengungkap jaringan prostitusi onlie di Kota Padang,” ungkap Indra Sunedi. (rgr)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional