Close

Pria Tua Lajang Ketagihan Cabuli Anak Tetangga di Kota Sawahlunto, Korban Selalu Diberi Uang Rp 15 Ribu

Ilustrasi.

SAWAHLUNTO, METRO–seorang pria tua yang belum pernah menikah alias lajang di Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto tega mencabuli putri tetangganya yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar SMP. Parahnya, perbuatan bejat itu sudah berulang kali dilakukannya, hanya dengan memberi korban uang Rp 15 ribu.

Namun, aksi bejat pria tua berinisial EF (56) ini pun akhirnya terbongkar, setelah korban Mawar (nama samaran-red) berusia 14 tahun yang sudah tidak sanggup lagi menjadi pelampiasan nafsu pelaku, memberanikan diri memberitahukan kepada orang tuanya.

Sontak saja, orang tua korban yang mendapatkan pengakuan itupun dibuat emosi dan langsung melapor ke Polres Sawahlunto. Meski awalnya pelaku berkelit atas perbuatannya yang sudah merusak masa depan korban, setelah diperiksa secara intensif, pelaku pun akhirnya mengakui perbuatannya.

Menurut pengakuan korban kepada pihak berwajib pada Rabu (10/11) malam,  kejadian awal di bulan Agustus 2021 siang hari sepulang sekolah. Saat itu, pelaku mengajak korban mampir ke rumahnya dan berjanji akan memberikan uang Rp 15 ribu.

Sesampai dirumahnya, pelaku yang sudah tidak bisa menahan nafsunya langsung memaksa kor/ban untuk melayani nafsunya. Karena kalah tenaga akhirnya mawar merelakan keperawanannya direnggut paksa oleh pelaku.

Setelah kejadian itu si pria tua lajang itupun menjadi ketagihan, sehingga dia meminta jatah lagi sampai empat kali sesudah kejadian yang pertama, dan dilakukan tetap di rumah tersangka yang beralamat Kubang Sirakuk Utara Mudiak Aer.

Kasat Reskrim Polres Sawahlunto Iptu Roy Sinurat melalui Kanit PPA Polres Sawahlunto, Aiptu Ayib mengatakan, pelaku dan korban merupakan tetangga yang rumahnya berdekatan. Selain itu, pelaku juga diketahui belum pernah menikah.

“Pelaku tinggal sendirian di rumahnya karena belum menikah. Aksi cabul itu dilakukan pelaku di rumahnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku melancarkan aksinya dengan cara membujuk korban yang masih di bawah umur lalu memberinya uang,” ujar Aiptu Ayib, Kamis (11/11).

Dijelaskan Aiptu Ayib, pada aksi cabul itu, pelaku juga melakukan pemaksaan yang juga disertai ancaman agar korban tidak bercerita kepada siapapun, sehingga pelaku bisa melakukan aksi bejat itu sebanyak lima kali.

“Awalnya tersangka berkelit dan tidak mengakui perbuatannya, namun melalui interogasi, pelaku mengakui perbuatan bejatnya terhadap korban. Saat ini tersangka kita tahan di Polres Sawahlunto untuk proses penyilidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top