Menu

PPPK Belum Pasti, Honorer Tua Keburu Pensiun

  Dibaca : 87 kali
PPPK Belum Pasti, Honorer Tua Keburu Pensiun
TAK JELAS—Hingga kini jadwal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tak jelas.

JAKARTA, METRO–Jadwal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Per­janjian Kerja (PPPK) masih belum pasti, karena me­nunggu rekomendasi Sat­gas Covid-19. Hal itu mem­buat para peserta tes khu­susnya honorer tua resah. Apalagi belakangan mun­cul berbagai persyaratan untuk ikut tes seperti harus mengisi Deklarasi Sehat, mengantongi surat swab antigen yang masih ber­laku.

“Makin ke sini kok sya­ratnya dibuat susah ya. Ini lagi jadwalnya belum pasti dan kemungkinan besar diundur,” kata Ketum Per­kumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Cecep Kurniadi kepada JPNN­.­com, Kamis (19/8).

Kondisi tersebut me­nurut Cecep membuat se­luruh honorer tua makin khawatir dan tidak tenang. Mereka sudah memba­yangkan bila jadwalnya diundur sementara usia mereka sudah mendekati pensiun.

Cecep menyebutkan, cukup banyak honorer K2 yang masuk usia kritis sehingga peluang menjadi aparatur sipil negara (ASN) makin kecil. “Saya khawatir kejadian seleksi PPPK 2019 terulang lagi. Cukup ba­nyak honorer K2 jadi kor­ban,” ucapnya.

Tahun 2019, honorer K2 tua yang lulus tes tidak bisa menikmati jerih payahnya karena pengangkatannya nanti 2021.

Adapun usianya sudah pensiun sebelum NIP PPPK dan SK di tangan. Ada juga yang meninggal selama masa penantian tersebut. Hal lain diungkapkan Ce­cep soal unsur lupa. Honorer tua rata-rata mudah lupa. Belajar hari ini be­soknya lupa. Otomatis ma­kin diundur, materi yang dipelajari makin dilupakan. Terkait kewajiban mengisi Deklarasi Sehat, Cecep mengkritisi sistem SS­CA­SN.

Menurut dia belum se­muanya muncul. Sehingga sebagian honorer belum bisa mengisi formulir ter­sebut “Ini meresahkan rekan-rekan kami. Ketika ada syarat harus ada surat Deklarasi Sehat, tetapi ketika kami cari tidak ada d SSCASN,” ujarnya.

Cecep berharap pe­me­rintah tidak membuat per­syaratan yang bertele-tele karena peserta tes PPPK guru banyak yang usianya sudah sepuh. (esy/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional