Close

PPM UIN IB Padang Serahkan Mahasiswa KKN ke-48

FOTO BERSAMA— Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang foto bersama dengan para pendamping, sesampai di lokasi KKN.

LUBUK LINTAH, METRO–Pembelajaran Pem­ber­dayaan Masyarakat (PPM) UIN Imam Bonjol Padang secara serentak mengan­tar, sekaligus menyerah­kan mahasiswa Kuliah Ker­ja Nyata (KKN) ke-48 yang akan bertugas di 10 kabu­paten/kota di Sumbar.

Koordinator Kerjasama, Kelembagaan, dan Kehumasan, Mardius, me­nyampaikan 10 tim yang mengantarkan terdiri dari Tim Pasaman diketuai Wa­kil Rektor I, Dr.Yasrul Huda, Tim Pasaman Barat diketuai Wakil Rektor II, Dr.­Testru Hendara, Tim Solok Selatan diketuai Wakil Rektor III, Welhendri Azwar, Tim Dharmasraya diketuai Dekan FDIK, Dr.H.Wakidul Kohar.

Tim Limapuluh Kota diketuai Dekan Fak. Syariah, Dr.H.Ikhwan, Tim Ta­nah­datar diketuai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Dr.Andri Ashadi, dan Tim Kabupaten Solok diketuai Kepala Biro AAKK, Hendri. Tim terdiri dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), staf dan mahasiswa KKN.

Ketua Pelaksana KKN PPM, Nazirman, mengatakan mahasiswa KKN ini dise­rahkan Pimpinan UIN Imam Bonjol Padang di masing-masing kabupaten/kota kepada Pemda setempat. Selama lebih ku­rang 40 hari kedepan me­reka akan berbaur dan bergaul dengan ma­sya­rakat, untuk melaksanakan tugasnya berdasarkan pembekalan dan ilmu pengetahuan yang mereka terima selama perkuliahan.

“Tentunya melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan program pemerintah setempat,” katanya, Rabu (13/7).

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh humas, seluruh daerah mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang.

Sementara Wakil Rektor III, Welhendri Azwar, pada saat menyerahkan mahasiswa KKN di Solok Selatan menyampaikan ucapan terima kasih dan berharap mahasiswa nanti diikutkan untuk berpartisipasi menyukseskan program unggulan daerah setempat.

Sedangkan Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, didampingi tim menyampaikan apresiasi dan sambutan yang baik atas kedatangan mahasiswa KKN UN Imam Bonjol Pa­dang. Ia berharap kepada mahasiswa untuk dapat menyesuaikan diri di tempat masing-masing, karena setiap nagari berbeda adat dan budayanya. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top