Menu

PPKM Turun Level, Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk Mal

  Dibaca : 121 kali
PPKM Turun Level, Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk Mal
Illustrasi

JAKARTA, METRO–Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Luhut Binsar Pan­jaitan mengatakan, wilayah aglomerasi Jabo­detabek, Bandung Raya, Semarang Raya dan Surabaya Raya mengalami penurunan level. Dari PPKM Level 4 ke Level 3 pada minggu ini.

Sehingga wilayah yang masuk ke Level 3 bertambah menjadi sebanyak 67 kabupaten atau kota. Sementara, untuk level 2 jumlahnya bertambah menjadi 10 kabupaten atau kota.

Ketua Umum Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menga­takan, untuk pusat perbelanjaan yang berada di wilayah pulau Jawa dan Bali penerapan aturan restoran dan kafe diperbolehkan untuk melayani makan di tempat (dine  in) dengan kapasitas maksimal 25 persen dan waktu makan maksimal 30 menit.

“Anak  anak dibawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan untuk masuk ke Pusat Perbe­lanjaan,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Selasa (24/8).

Selain itu, pihaknya juga tetap menerapkan pengetatan bagi pengunjung yang akan memasuki area mal. Bagi mereka yang belum atau tidak bisa vaksinasi karena alasan kesehatan maka dapat menunjukkan hasil tes Antigen atau PCR yang tertera dalam akun PeduliLindungi.

Pada instruksi menteri dalam negeri (Inmen­dagri) disebutkan bahwa kegiatan pada pusat perbelanjaan atau mall atau pusat perdagangan diizinkan beroperasi sebesar 50 persen dari Pukul 10.00 sampai dengan Pukul 20.00 waktu setempat dengan protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Perdagangan.

Seluruh pengunjung dan pegawai mal wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining. Penduduk dengan usia di bawah 12 tahun dan diatas 70 tahun dilarang memasuki pusat perbelanjaan.

Sedangkan bioskop, tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan perbelanjaan di dalam mal masih ditutup. (jpg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional