Close

PPKM Level 1 Bertahan, Wako Berharap Tidak Ada Klaster Baru di Padangpanjang

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran.

PADANGPANJANG, METRO–Wali Kota Padangpanjang  Fadly Amran, berharap PPKM Kota Padangpanjang dipulih. Berstatus PPKM level 1  bisa bertahan dan pelaksanaan MTQ Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat akan dihelat pada 12-19 November mendatang berjalan baik. “Sekitar 2.000 orang akan menginap di Kota Padang­panjang. Kepada panitia, satu hal yang bisa kita maksimalkan, penggunaan aplikasi  peduli lindungi dalam pelaksanaan MTQ nanti,” ujar Fadly Amran.

Selain MTQ , sebut Fadly Amran, ada lagi beberapa agenda besar lainnya di Kota Padangpanjang. Seperti Kejurda Badminton se-Sumbar, sampai tahun baru nanti, kewaspadaan patut menjadi perhatian bera­sama. Dalam rapat yang dihadiri Forkopimda serta seluruh OPD di lingkungan Pemko ini, Wako Fadly menyebutkan pencapaian PPKM Level 1 patut di­syukuri. Namun, harus tetap waspada dan hati-hati, karena risiko peningkatan kasus Covid-19 bisa saja terjadi. “Perlu digaris bawahi kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun, akan mengakibatkan adanya klaster. Jadi jangan pernah lengah, walaupun kasus aktif relatif kecil satu atau dua kasus,” tegas Fadly Amran.

Fadly mengapresiasi semua pihak atas waktu, tenaga dan pikiran dalam menggencarkan vaksinasi di Kota Padang Panjang. Saat ini capaian vaksinasi per 24 Oktober 2021 dengan total sasaran keseluruhan 44.065 orang, vaksinasi untuk dosis pertama  30.313 atau 68,79 %.  Untuk dosis kedua sebanyak 18.622 atau 42,26 persen . Sementara dosis 3 sebanyak 411 atau 0,93 persen.

Hal senada diungkapkan  Wakil Wali Kota, Drs. Asrul,sejumlah agenda akan segera dilaksanakan.  Situasi tersebut perlu mendapatkan pengawasan ketat.  “Jangan sampai lengah. Tetap lakukan pengawasan seketat mungkin agar penyebaran Covid-19 ini bisa tetap nihil,” tuturnya.

Sementara Ketua DPRD, Mardiansyah, menyam­paikan apresiasi atas capaian vaksinasi di Padang­panjang saat ini. “Ini merupakan berkat kolaborasi semua pihak. Walaupun capaian vaksinasi sudah terbaik di Sumatera Barat, namun kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan,” sampainya.

Sedangkan Kapolres, AKBP. Novianto Taryono, menyebutkan, pertumbuhan kenaikan vaksinasi dua persen dalam empat hari. Artinya 60 hari ke depan bisa stabil di 100 persen, selama vaksinasi terus dilakukan. “Berkat dorongan Dinkes Padang Panjang dan Tanah Datar, Kodim, serta semua pihak, kami menetapkan target 1.200 orang per hari di wilayah hukum Polres Padangpanjang dalam vaksinasi ini,” ungkapnya.

Terpisah salah seorang warga Yusrizal (40) mengatakan, sebagai tuan rumah MTQ, sudah dipas­tikan akan banyak tamu yang datang dari berbagai daerah.  “Kita harapkan sebelum peserta MTQ dan rombongan datang ke Padangpanjang, disertai keterangan bebas covid-19.  Kita tidak inginkan setelah MTQ  ada warga yang terpapar covid,” jelas Yusrizal.

Warga lainnya, Putra (42) mengatakan tim satgas covid Padangpanjang dan instansi terkait bisa mematikan peserta MTQ  baik dari dalam maupun dari luar aman dari covid.  “ Kita tidak ingin, ada peserta yang sakit ulah tertular covid. Kami inginkan panitia ataupun penyelenggara harus benar benar disiplin dan menetapkan Prokes ketat,” ujar Purta.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Drs Nuryanuwar, menyebutkan, untuk mempertahankan PPKM Level 1 ini ada indikator lainnya. Di antaranya, kurang 20 kasus Covid-19 per 100.000  penduduk, maksimal lima kasus yang dirawat di rumah sakit per 100.000 penduduk dan maksimal satu kasus meninggal per 100.000 penduduk. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top