Menu

PPKM di Kota Padang, Bersama Lawan Corona!

  Dibaca : 132 kali
PPKM di Kota Padang, Bersama Lawan Corona!
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 

KOTA Padang resmi menerapkan Pemberla­kuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, Kamis (8/7). Ini menindaklanjuti Instruk­si Mendagri No.17 Ta­hun 2021 per 5 Juli 2021 ten­tang PPKM Berbasis Mi­kro untuk pengendalian pe­nyebaran Covid-19 di be­berapa da­er­ah­ yang me­miliki level mem­­prihatin­kan.

Wali Kota Padang Hendri Septa menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang PPKM Berbasis Mikro Pen­ce­gahan Pandemi Covid-19. SE bernomorkan 400.599­/BPBD-Pdg/VII/2021.

Wako mengatakan SE dilakukan untuk mendukung pelaksanaan penge­tatan PPKM Mikro di Kota Padang yang mulai diberlakukan terhitung 8-20. Hal itu di­ka­re­nakan untuk di Sumbar, Kota Padang termasuk ke dalam empat daerah berdasarkan Instruksi Mendagri untuk melakukan pe­nge­tatan PPKM Mikro. Sementara 3 kota lainnya yaitu Kota Solok, Bukittinggi dan Padang Panjang.

SE mengatur beberapa hal untuk mendukung penerapan pengetatan PPKM Mikro yang tengah diberlakukan.

Diantaranya kegiatan belajar mengajar hanya dibolehdaring. Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan di tempat kerja diberlakukan 75 persen Work From Home (WFH) dan 25 persen Work From Office (WFO).

“Sementara kegiatan sektor esensial antara lain sektor kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi tetap dapat beroperasi 100 persen namun dengan pengaturan jam operasional, kapasitas,” katanya.

Begitu juga untuk sektor keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik serta tempat yang menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari. Baik pasar, toko, sawalayan dan supermarket.

Ia menyebutkan, SE tersebut juga mengatur pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum baik di warung, rumah makan, kafe serta PKL baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun di pusat perbelanjaan.

“ Jam operasionalnya pun dibatasi dan hanya dibenarkan sampai pukul 17.00 WIB. Setelah pukul 17.00 WIB tidak boleh lagi menyediakan meja dan tempat duduk. Sementara untuk layanan makanan melalui pesan antar dibawa pulang tetap diizinkan sampai pukul 20.00 WIB,” jelasnya.

Dalam SE tersebut juga mengatur pelaksanaan kegiatan di mall, pusat perbelanjaan dan perdagangan. Jam operasional dibatasi hanya sampai pukul 17.00 WIB.

“Alhamdulillah, meski dari Instruksi Mendagri No.17 Tahun 2021 yang menyatakan terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan ditiadakan di tempat-tempat ibadah, namun sesuai arahan Gubernur dan Forkopimda serta MUI Sumbar maka kita di Kota Padang tetap dibolehkan,” katanya.

“Pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 H yang jatuh pada 20 Juli 2021 tidak dibolehkan dilaksanakan di lapangan, hanya dibolehkan di masjid dan mushalla dengan prokes yang sangat ketat. Sementara untuk pelaksanaan kurban diminta hanya panitia kurban yang mengantarkan daging qurban kepada masyarakat demi menghindari kerumunan,” jelas wako.

Dalam SE juga mengatur penutupan sementara waktu pelaksanaan kegiatan pada area publik termasuk tempat wisata.

Terakhir dalam SE tersebut jelas wako lagi, adapun untuk penggunaan transportasi umum seperti pada kendaraan umum, angkutan massal, taksi serta ojek konvensional dan online, dibolehkan beroperasi dengan catatan melakukan pengaturan kapasitas, jam operasional dan penerapan prokes Covid-19 secara ketat.

“Maka dari itu, atas nama Pemko Padang, kita sangat berharap dan memohon semoga  warga Kota Padang dapat betul-betul mentaati aturan yang telah dituliskan di dalam SE ini. Pengetatan PPKM Mikro yang dilaksanakan selama 12 hari ini hanya demi keselamatan kehidupan kita semua dari wabah pandemi Covid-19 ini. Karena apabila kita tidak mentaatinya, tentu kita akan jatuh ke kondisi kehidupan yang lebih buruk lagi,” ujarnya. Bagaimana wakil rakyat merespon masalah ini. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional