Menu

Posting Doakan Paramedis Kena Corona, Pedagang Ditangkap

  Dibaca : 503 kali
Posting Doakan Paramedis Kena Corona, Pedagang Ditangkap
DITANGKAP—Pelaku D alias Ade ditangkap Satreskrim Polres Payakumbuh lantaran menyebarkan ujaran kebencian terhadap paramedis melalui akun Facebook istrinya.

PAYAKUMBUH, METRO
Gara-gara membuat postingan ujaran kebencian terhadap tenaga medis yang saat ini sedang berjuang menangani pasien virus corona (Covid-19) melalui facebook, seorang pedagang ditangkap Satreskrim Polres Payakumbuh di rumahnya di Jorong Indo Baleh Timur, Nagari Mungo, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (13/4) sekitar pukul 17.00  WIB.

Dari penangkapan pelaku berinsial D alias Ade (41) yang melanggar UU ITE terkait penyebaran informasi elektronik, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Vivo Y 53 warna gold, satu tangkapan layar postingan akun Facebook atas nama “nola.bundanyaasraf” dan akun facebook berikut dengan email. Dari hasil pemeriksaan, pelaku membuat postingan ujaran kebencian itu melalui handphone dan menggunakan akun facebook istrinya.

Pelaku diketahui menulis postingan yang mengandung ujaran kebencian terhadap profesi dokter dan perawat di akun FB istrinya pada Jumat, 10 April 2020, sekira 20.00 WIB.

Postingan itupun viral, sehingga Ikatan Dokter Indonesia Kota Payakumbuh dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Payakumbuh membuat laporan ke Polres Payakumbuh.

Tulisan di akun FB atas nama “nola.bundanyaasraf” dilaporkan berawal pada hari Minggu (12/4) sekira pukul 16.00 WIB, pelapor mendapat kiriman foto screenshot atas percakapan di medsos Facebook berupa tulisan dan komentar yang berisi tentang penghinaan dan ujaran kebencian terhadap profesi dokter dan perawat yang menangani Covid-19.

Dari hasil penelusuran, pelaku menuliskan postingan, “Semoga makin bnyk Dokter dan Perawat jadi korban Corona ko,, dan smkin bnyk urg yg menolak untuak dmakam kan di bumi alloh ko,,sbb ksombongan itu pkaian setan,, bukan pkaian manusia,,,jadi kalau setan tu mati,,ndk Ado hak nyo bkubua d bumi Allah ko doh,’’. Postingan itupun langsung viral di group Facebook “info kesehatan masyarakat”, dengan 6,6 ribu komentar dan 3.400 kali dibagikan.

“Pelaku memposting tulisan ujaran kebencian di akun Facebook istrinya dan viral. Makanya IDI dan PPNI melapor karena postingan itu mengandung ujaran kebencian,” kata Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Ilham dan jajarannya, Rabu (15/4) kepada wartawan.

Disampaikan AKBP Dony Setiawan, setelah postingan ujaran kebencian pelaku viral di dunia maya, tersangka kemudian pergi ke Polsek Luhak berusaha untuk mengelabui dengan membuat laporan palsu kalau akun Facebook istrinya yang digunakan untuk memposting ujaran kebencian tersebut telah dibajak orang lain, lalu berfoto di Polsek Luhak dan memposting fotonya di Polsek Luhak.

“Jadi pelaku pura-pura kalau Facebook istrinya dibajak. Pelaku memposting permintaan maaf. Tapi, setelah diamankan, tersangka D kepada penyidik satreskrim mengakui perbuatannya menggunakan akun Facebook istrinya memposting ujaran kebencian. Tersangka D, mengaku  melakukan hal tersebut dengan alasan pernah mendapatkan pelayanan medis yang kurang baik di di salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Limapuluh Kota,” sebut ungkap AKBP Dony.

AKBP Dony menegaskan, tersangka diancam dengan Pasal 45A Ayat 2 jo Pasal 28 Ayat (2) Atau Pasal 45 Ayat 3 Jo Pasal 27 Ayat 3 , UU ITE No 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak 1 miliar rupiah.

“Kini terhadap tersangka telah dilakukan penahanan. Kemudian, saat pelapor diperiksa, tersangka meminta dipertemukan untuk meminta maaf kepada perwakilan IDI dan PPNI.

Dan direspon oleh perwakilan IDI dan PPNI bahwa secara pribadi mungkin bisa memaafkan tetapi secara profesi dan asosiasi dokter dan perawat tidak bisa memaafkan,” pungkasnya. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional