Menu

Posko Pengaduan Didirikan, Gubernur: Perusahaan Diminta Bayar THR Tepat Waktu

  Dibaca : 71 kali
Posko Pengaduan Didirikan, Gubernur: Perusahaan Diminta Bayar THR Tepat Waktu
Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Sumbar

SUDIRMAN, METRO
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menghimbau bupati dan wali kota memberikan perhatian terhadap perkembangan setiap aktivitas usaha yang mempekerjakan banyak orang jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini.

“Perkembangan yang perlu diperhatikan tersebut, agar setiap perusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi pekerja dan buruh yang sesuai aturan yang berlaku,” tegas Mahyeldi, melalui Surat Edaran (SE) yang dikeluarkannya tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021, Jumat (30/4) lalu.

Mahyeldi Ansharullah juga mengajak agar perusahaan melakukan pembayaran THR tepat waktu dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal ini menindaklanjuti SE Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor: M/6/HK.04/IV/2021 tanggal 12 April 2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“Kepada para bupati dan wali kota, sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI tersebut, agar memperhatikan hal-hal sebagai berikut. Pertama, melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait di wilayah saudara agar memiliki persepsi yang sama terhadap SE Menteri Ketenagakerjaan RI tersebut dan memastikan perusahaan membayarkan THR Keagamaan Tahun 2021 kepada pekerja/buruh,” ujar Mahyeldi Ansharullah.

Mahyeldi Ansharullah juga menambahkan pembayaran THR ini juga menjaga suasana yang kondusif untuk kenyamanan berinvestasi. Dan juga pekerja maupun buruh agar dapatmenyampaikan permasalahan pelaksanaan THR keagamaan tahun 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumbar.

“Pemprov Sumbar melalui Disnakertrans akan melakukan pengawasan melalui kegiatan Posko Pengaduan THR yang berada di Jalan Ujung Gurun, Padang. Karena itu mari kita jaga suasana yang kondusif dalam kebaikan bulan ramadhan dan stabilitas keamanan penyelenggaraan pemerintah daerah di Sumbar,” ajaknya.

Mahyeldi Ansharullah juga merasa prihatin dengan kondisi pandemi wabah corona saat ini, yang telah mempengaruhi kondisi ekonomi bangsa dan masyarakat saat ini. Namun, Mahyeldi Ansharullah tetap optimis pandemi Covid-19 akan dapat terus tekan, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dengan protokol kesehatan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika Covid-29 dapat ditekan, maka aktivitas ekonomi akan kembali bangkit bergairah dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Kuncinya hanya masyarakat mesti taat protokol kesehatan dalam kegiatan apapun dalam kondisi wabah ini,” ingatnya.

Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Sumbar, Ir. Prita Wardani, DH.MT. mengatakan, dengan hadirnya Posko Pengaduan THR, maka akan ada petugas di posko tersebut. Petugas tersebut terdiri dari pengawas dan mediator. Saat ini Posko Pengaduan THR di UPTD Pengawasan ada di tiga kabupaten/kota di Sumbar. Yakni: Padang, Payakumbuh dan Sijunjung.

“Pekerja melaporkan kasusnya dapat langsung ke UPTD Pengawasan tempat posko. Bisa juga mengisi format melalui span lapor dan bit.ly/poskothr. Pengaduan bersifat pribadi dan mengutamakan kerahasiaan indentitas pelapor. Kasus pekerja ditindaklanjuti bisa diundang pengusahanya ke kantor, atau dihubungi dengan telepon kepada pengusaha, atau tindaklanjuti langsung ke perusahaan;” ujarnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional