Menu

Positif Covid-19 di Sumbar Tembus 700

  Dibaca : 393 kali
Positif Covid-19 di Sumbar Tembus 700
Jasman Rizal Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar,

PADANG, METRO
Jumat (19/6), angka fantastis penderita covid-19 “tercapai” di Sumbar, yaitu sebanyak 700 orang. Pasalnya, hari itu terjadi penambahan 4 orang lagi dan sembuh bertambah 11 orang dan total sembuh 493 orang. Jika dikurangi yang meninggal 30, maka warga yang masih dinyatakan positif tingal 177 orang saja.

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal menyebutkan, dari total yang dinyatakan positif itu, sebaran dan persentasenya, dirawat di berbagai rumah sakit 95 orang (13,57%), isolasi di berbagai fasilitas 82 orang (11,71%), meninggal dunia 30 orang (4,29%) dan sembuh 493 orang (70,43%).

Katanya, Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso di bawah pimpinan Dr Andani Eka Putra melaporkan, 964 sampel swab yang dikirim berbagai rumah sakit di Sumbar (960 pemeriksaan di Lab Fak. Kedokteran UNAND dan 4 sample di Baso) terkonfirmasi sample positif sebanyak 4 orang. Semuanya masih dari Kota Padang.

”Mereka adalah, wanita 51 tahun, warga Kuranji, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri. Wanita 64 tahun, warga Parak Karakah, Padang Timur status IRT, diduga terpapar dari mobilisasi keluarga, penanganan isolasi mandiri sementara,” kata Jasman.

Selanjutnya, wanita 49 tahun, warga Flamboyan, Padang Utara, status IRT, diduga terpapar dari suami sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara. “Terakhir pria 28 tahun, warga Lubuak Buayo, Kototangah pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara,” katanya.

Sementara pasien sembuh, perempuan 7 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina Balai Diklat Keagamaan. Pria 30 tahun, warga Subarang Padang, Pdaang Selatan terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang. Pria 38 tahun, warga Piai Tangah, Pauh, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

”Pria 26 tahu, warga Kubu Dalam Parak Karakah, Padang Timur, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang. Wanita 32 tahun, warga Pasa Gadang, Padang Selatan, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang,” katanya.

Selanjutnya, wanita 30 tahun, warga Kuranji, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM. Wanita 44 tahun, warga Padang Tangah Kota Payakumbuh, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM.

“Wanita 20 tahun warga Kuranji, status mahasiswi, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM. Wanita 16 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM. Pria 13 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM. Terakhir, perempuan 6 tahun, warga Piai Tangah, Pauh, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 9.470 orang. Proses pemantauan 145 orang, dengan rincian karantina Pemda 3 orang dan 142 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 9.325 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 1269 orang. “Masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab 26 orang. Dinyatakan negatif, pulang dan sembuh 1243 orang,” sebutnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional