Menu

Ponpes Nurul Yaqin Peringati Hari Santri 2019

  Dibaca : 105 kali
Ponpes Nurul Yaqin Peringati Hari Santri 2019
KUNJUNGAN— Ketua Yayasan Ponpes Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan Idarussalam dan Faisal Bismikal Adam Tuanku Gunuang Rajo Ameh bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol. Fakhrizal di ruang kerjanya. (efa nurza/posmetro)

PDG.PARIAMAN, METRO – Peringatan hari santri Nasional pada 22 Oktober 2019 mendatang di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan, Kabupaten Padangpariaman bakal dimeriahkan dengan lomba Musabaqah Qiraatil Qutub ( MQK), Hifzil Qur’an, MSQ, volly dan Liga Santri  se-Sumatera Barat. Perlombaan memperebutkan piala Kapolda Sumatera Barat.

Demikian diungkapkan Panitia Pelaksana Hari Santri Nasional Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan Faisal Bismikal Adam Tuanku Gunuang Rajo Ameh, kemarin, di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan Kabupaten Padangpariaman. Menurut Faisal, pembukaan Lomba pada Jumat (18/10) mendatang yang akan diresmikan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Fakhrizal.

“Kapolda Sumbar menyambut baik diadakannya peringatan Hari Santri dengan berbagai lomba. Bahkan menyatakan kesediaannya membuka acara dimaksud. Kesediaan tersebut disampaikan ketika pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan Kabupaten Padangpariaman dan Panitia bersilaturrahmi, Selasa (8/10) di ruangan kerjanya. Panitia sendiri juga mengundang utusan dari berbagai pondok pesantren di Sumatera Barat,” kata Faisal yang juga Sekretaris Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Padangpariaman, kemarin.

Menurut Faisal, peringatan Hari Santri merupakan momen penting mengenang perjuangan santri pondok pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari serangan pasukan Belanda yang ingin menjajah kembali di Indonesia. Dengan semangat Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh pendiri/Rais Akbar Nahdlatul Ulama Syekh Hasyim Asy’ari, para santri mampu menggelorakan semangat jihad melakukan perlawanan terhadap tentara Belanda di Surabaya pada 10 Nopember 1945. Peristiwa tersebut di kemudian hari ditetapkan sebagai hari Pahlawan yang diperingati setiap tahunnya.

“Melalui lomba yang diadakan ini, kami berharap para santri dan masyarakat dapat meneladani semangat juang para pendahulu tersebut. Sekarang semangat tersebut harus digelorakan dalam rangka mengisi kemerdekaan Indonesia yang kita cintai ini,” tutur Faisal.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional