Menu

Ponpes Diniyyah Putri Pulangkan Santri

  Dibaca : 145 kali
Ponpes Diniyyah Putri Pulangkan Santri
DIPULANGKAN— Para santri Diniyyah Puteri Padangpanjang yang akan dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

PDG.PANJANG, METRO
Kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melanda Perguruan Diniyyah Puteri Padangpanjang. 130 santri terdata dalam tracking tim covid-19 Kota Padangpanjang. Meledaknya kasus covid di lingkungan Pondok Pesantren (Pompes), menghentikan proses belajar mengajar untuk sementara waktu.

Kepala Perguruan Diniyyah Puteri Padangpanjang Fauziah Fauzan kepada wartawan menyebutkan, dari hasil Swab yang dilaksanakan Dinas Kesehatan setempat terhadap 545 santri dan majelis guru di perguruan itu, pada Rabu (25/11) kemarin keluar hasil 49 santri positif dan Kamis (26/11) 81 santri kembali positif terpapar.
“Untuk santri yang hasilnya negatif, kita sudah memperbolehkan orangtua atau wali santri menjemput anaknya ke sekolah, proses penjemputan dilakukan hari Kamis dan Jumat. Bagi yang positif, kita sudah menyediakan ruang isolasi di lokasi perguruan,” sebut Fauziah Fauzan.

Dijelaskannya, untuk proses isolasi dari santri yang terpapar Covid-19, pihak perguruan telah menyiapkan sejumlah asrama dan penginapan, termasuk juga sejumlah ruangan belajar. Nantinya, para santri yang menjalani isolasi, akan diawasi oleh petugas dan juga suplemen untuk menambah daya tahan tubuh mereka.

“Saat ini, juga ada sekitar 60 santri yang hasil Swabnya negatif, menolak dipulangkan dan memilih bertahan di asrama. Kita sedang berupaya untuk menyiapkan lokasi-lokasi untuk mereka, agar tidak berbaur dengan santri yang sedang menjalani isolasi,” sebut Fauziah Fauzan.

Fauziah, menjelaskan santri yang terpapar Covid-19 termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan dalam keadaan sehat. Awalnya ada santri yang mengeluh kehilangan penciuman dan rasa pada pengasuh.

“Sejak Sabtu lalu, kita melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Padangpanjang dan diputuskan untuk melakukan tes Swab terhadap seluruh santri,” jelasnya.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Padangpanjang Ampera Salim mengatakan, pada Kamis (26/11), pasien positif Covid-19 di Kota Padangpanjang bertambah 90 orang lagi. Dengan adanya pertambahan ini, maka jumlah pasien positif seluruhnya menjadi 225 orang, karena pasien lainnya sudah sembuh 364 orang.

“Pasien positif Covid-19 yang 225 orang itu, diisolasi di RSUD Padangpanjang 24 orang. Isolasi mandiri 191 orang. Isolasi di Solasi Baso 1 orang. Isolasi RSUP M Djamil Padang 1 orang. Isolasi di RSAM Bukittinggi 1 orang. Meninggal 7 orang,” kata Ampera Salim.

Dikakatakan, warga terkonfirmasi Covid-19 yang baru itu, adalah warga Kelurahan Guguk Silaing Bawah 7 orang, 81 orang pelajar Diniyyah Puteri, Kelurahan Ekor Lubuk 1 orang dan Kelurahan Bukit Surungan 1 orang.

Menurutnya, jika dijumlahkan warga yang pernah terkonfirmasi positif di Padangpanjang, semuanya berjumlah 589 orang. Dari sejumlah itu mereka yang sudah dinyatakan sembuh dan sudah beraktifitas seperti biasa sebanyak 364 orang. Sisanya 225 orang.

Menyikapi angka positif Covid-19 di Padangpanjang yang cenderung meningkat sejak beberapa waktu belakangan. Ampera Salim mengingatkan kepada seluruh warga Kota Padangpanjang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker di luar rumah, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. menjaga jarak aman satu meter, mengindari kontak fisik dan menjauhi kerumunan. “Mari kita bersama sama, bertekad bulat, memutus mata rantai Covid-19 ini, dengan mematuhi protokol kesehatan,” ajaknya. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional