Menu

Pondok Tahfizh Nurul Ilmi, Ruang Belajar Sederhana, tapi Santri Selalu Beprestasi

  Dibaca : 129 kali
Pondok Tahfizh Nurul Ilmi, Ruang Belajar Sederhana, tapi Santri Selalu Beprestasi
SANTRI BERPRESTASI— Ustaz Iskandar Batubara SPdI, pendiri sekaligus ketua Yayasan Nurul Ilmi Pondok Tahfiz Al-Quran, bersama 3 orang santrinya yang menoreh prestasi.

PASAMAN, METRO
Keberadaan Pondok Tahfizh Qur’an Nurul Ilmi, Setia Baru, Nagari Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, berbanding terbalik dengan kesuksesan para santrinya mengukir prestasi di sejumlah iven Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Pasaman. Terakhir, dua santrinya, Faizah Nasution dan Mei Fitri tampil sebagai pemenang, juara satu tahfiz 1 juz tilawah dan juara harapan pada cabang tahfiz tilawah pada gelaran MTQ Nasional ke- 48, beberapa waktu lalu.

Ketua Yayasan Nurul Ilmi, Ustaz Iskandar Batubara, SPdI mengatakan, pondok tahfiz Quran yang dia dirikan selalu menoreh prestasi pada setiap ajang MTQ sejak berdiri pada 2015 setiap acara MTQ, baik tingkat nagari, kecamatan hingga kabupaten.

“Alhamdulillah, pondok tahfiz kita kembali menoreh prestasi untuk kali kedua mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Pasaman yang diselenggarakan beberapa hari yang lalu di Lubuksikaping,” ujar Iskandar, Senin (19/10).

Pada ajang yang sama tahun 2019, santrinya juga berhasil merengkuh juara pada cabang tahfiz tilawah, yaitu atas nama Faizah Nasution, juga meraih juara. “Saat ini di pondok Quran, kita mendidik sebanyak 140 santri, mulai usia PAUD hingga SLTP dengan tenaga pendidik berjumlah 8 orang,” ujar Iskandar.

Ia mengatakan, bahwa pondok tahfiz Quran ini dibangun di atas sebidang tanah dengan status dikontrak dari salah seorang warga, dengan kondisi ruang belajar dan gedung yang serba kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. “Selaku pengelola pondok Quran, saya berharap ada bantuan dan perhatian dari pemerintah dan dermawan. Pembayaran tanah lokasi pondok seharga Rp 80 juta dengan ukuran 10 kali 25 meter,” ujar Iskandar.

Dengan segala keterbatasan fasilitas yang dimiliki, Pondok Tahfizh Quran Nurul Ilmi tetap istiqamah berkiprah di tengah-tengah masyarakat guna mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan agama dan ilmu Alquran. “Setiap hari kita melakukan proses belajar mengajar untuk membimbing para santri dalam membaca dan menghafal Alquran dengan baik dan benar. Pagi komplek kita gunakan untuk belajar PAUD dan TK Islam terpadu yang berbasis Alquran,” imbuh Iskandar.

Kepala KUA Rao Selatan, Kasman merasa bangga dan salut dengan metode pembelajaran yang disiplin di pondok Quran itu. Manajemen dan leadership juga tertata dengan baik di pondok itu. “Pembelajaran Senin-Sabtu, pukul 14.00 Wib sampai 17.00 Wib. Dengan manajemen dan leadership yang baik maka akan dapat meraih keberhasilan. Pondok Quran ini telah membawa harum nama kecamatan Rao Selatan,” katanya. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional