Close

Polsek Nanggalo Razia di Pasar Siteba, 5 Ribu Petasan dan Tuak Diamankan

DATA PEDAGANG— Personel Polsek Nanggalo mendata pedagang petasan dan mengamankan satu jeriken tuak saat razia di kawasan Pasar Siteba, Sabtu (18/5). (romi rahmat/posmetro)

NANGGALO, METRO – Jajaran Polsek Nanggalo menggelar razia petasan di tiga titik yang ada di Pasar Siteba, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (18/5) malam. Sebanyak 5 ribu butir petasan cabe dan satu jeriken tuak diamankan oleh jajaran Polsek Nanggalo. Barang bukti tersebut langsung dibawa dan didata beserta para pedagangnya.

Sekitar 10 personel gabungan diturunkan dalam razia ini. Mereka ada yang mengunakan mobil dan ada juga yang menggunakan kendaraan roda dua. Sasaran langsung ke pedagang pedagang mercon yang ada di sekitar Pasar Siteba.

Pedagang mencoba mengelabui petugas dengan cara mercon-mercon jenis cabe itu disembuyikan dalam sebuah kotak yang dibungkus karton semen. Namun polisi berhasil menemukan petasan-petasan yang meresakan masyarakat tersebut setelah melakukan penggeledahan lapak dagangan pedagang.

Petugas langsung mengamankan barang bukti dan membawa ribuan butir petasan itu. Para penjual petasan itupun dibawa untuk diminta keterangannya.

Kapolsek Nanggalo, AKP Ridwan mengatakan, razia ini dilakukan karena telah banyaknya laporan masyarakat mengenai adanya suara-suara petasan yang meresahkan dan membuat warga tidak khusuk dalam menjalan ibadah.

“Kita langsung mengapelkan personel kita untuk melakukan razia petasan. Di sana kita menjelaskan kepada anggota supaya razia jangan anarkis dan budayakan senyum, sapa dan salam,” ungkapnya.

AKP Ridwan menambahkan, sebanyak 5 ribu butir petasan diamankan dari tiga pedagang yang berada di Pasar Siteba. Pihaknya langsung membawa petasan-petasan itu ke Polsek Nanggalo.

“Tidak petasan saja yang kita amankan, di sekitar Pasar Siteba ada yang menjual minuman tuak. Itu langsung kita amankan dan bawa bersama pemiliknya. Razia ini akan kita lakukan rutin untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat apalagi bulan Ramadhan ini,” pungkasnya. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top