Close

Polres Sijunjung Bangun Tiga Posko Pengamanan, Antisipasi Rawan Bencana, Jalinsum jadi Prioritas

PENGAMANAN— Kapolres Sijunjung, AKBP Driharto memimpin apel gelar pasukan untuk pengamanan arus mudik lebaran. Dalam kegiatan ini juga melibatkan personel gabungan. (eky prima endo/posmetro)

SIJUNJUNG, METRO – Pengamanan arus mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H resmi dimulai. Kabupaten Sijunjung yang dilintasi jalan lintas Sumatera menggelar berbagai kesiapan dalam pelaksanaan operasi Ketupat Singgalang tahun 2019.

Dipimpin Kapolres Sijunjung, AKBP Driharto pada apel gelar pasukan, pengamanan arus mudik lebaran juga melibatkan berbagai pihak dan personel gabungan TNI- Polri. Selama operasi berlangsung, terdapat tiga posko pengamanan dan pelayanan yang disiagakan oleh petugas untuk para pengendara, terutama pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.

Pada tiga posko tersebut akan memberikan sejumlah fasilitas dan bantuan yang bisa membantu pengguna jalan. Mulai dari pengamanan, layanan kesehatan, tempat beristirahat (rest area) dan lainnya.

Untuk lokasi posko yang disediakan, pada tahun ini mengalami perubahan. Hal itu dilihat dari tingkat kerawanan bencana alam, kejadian kecelakaan maupun lokasi yang dianggap lebih strategis dalam pengamanan.

“Ada sedikit perubahan, kalau biasanya tiga pos pengamanan terletak di Terminal Kiliran Jao, Kupitan dan Tanjung Ampalu. Namun sekarang untuk pos di Kupitan kita alihkan ke Tanjung Gadang, tepatnya di Bukit Sebelah, karena mengingat untuk pencegahan dan antisipasi dalam pengamanan,” tutur Kapolres melalui Kasubag humas, Iptu Nasrul, Selasa (28/5).

Iptu Nasrul menambahkan, titik posko keamanan tersebut dapat diingat oleh masyarakat maupun pengguna jalan yang akan melewati Jalinsum di Kabupaten Sijunjung.

“Pos ini siaga selama 24 jam. Selain posko pengamanan, seluruh jajaran Polsek juga disiagakan. Pengendara bisa memanfaatkan pos tersebut, baik itu untuk istirahat, pengaduan dan lainnya,” jelasnya.

Selain itu terangnya, kesiapsiagaan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam juga dilakukan. Dalam hal ini, pihak BPBD Sijunjung dan Dinas PUPR juga dilibatkan.

“Antisipasi sejumlah titik rawan bencana di sepanjang jalinsum juga menjadi prioritas. Yang kita khawatirkan jika kondisi cuaca buruk terjadi, ada sejumlah titik Jalinsum yang rawan longsor, pohon tumbang, jalan amblas dan lainnya. Pihak BPBD dan Dinas PU juga dilibatkan,” tambahnya.

Untuk diketahui para pengguna jalan bahwa, ada sejumlah titik ruas jalan di Jalinsum yang mengalami kerusakan. Mulai dari jalan berlubang, bergelombang, amblas dan lainnya yang bisa saja mengancam keselamatan pengguna jalan.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat dan pengguna jalan tetap berhati-hati dan waspada. Baik dalam hal berlalu lintas maupun antisipasi tindakan kriminal atau aksi kejahatan.

“Taati aturan lalu lintas dan utamakan keselamatan berkendara, ingat keluarga menunggu kita di rumah. Kemudian tetap waspada akan tindakan kriminal yang bisa saja terjadi dimana pun, perketat keamanan dan apabila terjadi segera laporkan ke pos polisi terdekat,” imbaunya. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top