Menu

Polres Miliki Alat Genose C-19, Digunakan untuk Pemeriksaan Seluruh Personel

  Dibaca : 82 kali
Polres Miliki Alat Genose C-19, Digunakan untuk Pemeriksaan Seluruh Personel
LAUNCHING— Polres Bukittinggi melaunching penggunaan Genose C-19 alat pemeriksaan Covid-19.

BUKITTINGGI, METRO
Polres Bukittinggi melaunching penggunaan alat pemeriksaan Covid-19, Genose C-19. Launching alat deteksi Covid-19 tersebut dilaksanakan di aula Polres Bukittinggi, Kamis (1/4). Wali Kota Bukittinggi melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, dr Vera Mayasari menjelaskan, genose -C19 yang dilaksanakan di Polres Bukittinggi. Di mana, alat genose C19 ini merupakan pertama di Sumbar.

“Kami dari Pemko Bukittinggi mengapresiasi upaya cepat dari Polres Bukittinggi mendatangkan alat genose C-19. Karena dengan alat ini, dapat mendeteksi secara cepat seseorang terinfeksi covid-19 atau tidak, postifi lemah atau positif kuat,” jelas Vera.

Alat genose c-19 ini, lanjutnya, merupakan salah satu alat screening cepat deteksi Covid-19, dengan biaya ringan. Sehingga yang bisa digunakan oleh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan.

“Jika nantinya ada personil polres atau TNI atau masyarakat yang dinyatakan positif covid-19 melalui alat ini, akan diperkuat dengan test PCR. Tapi tetap kami himbau, imunitas tetap nomor satu, pencegahan menjadi langkah utama. Tetap terapkan protokol kesehatan,” tambah Vera.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara menyampaikan, merespon perintah Presiden tentang 3T, testing, tracing dan treatment, pihaknya langsung mengupayakan pengadaan genose C19. Alat ini untuk awal akan digunakan untuk pemeriksaan seluruh personel Polres, Kodim, Pol PP dan petugas lapangan lainnya.

“Kami sebagai ujung tombak, tentu rentan dengan Covid-19. Buktinya, beberapa bulan lalu, banyak personil Polres Bukittinggi terpapar Covid-19. Untuk itu, anggota harus mengetahui secara berkala terkait kondisi tubuh mereka, sehingga kami di Polres Bukittinggi membeli satu unit genose c-19 produksi dalam negeri dari UGM,” ujar Dody.

Kapolres menyampaikan, ke depannya, alat ini juga digunakan secara acak untuk deteksi para warga dan pengunjung Bukittinggi. “Secara acak nanti kita bikin tenda bekerjasama dengan Dinkes, untuk memeriksa dini secara cepat kepada warga dan pengunjung secara gratis,” tambah Kapolres.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Meskipun telah divaksin, 3 M tetap diterapkan secara ketat,” pesan Dody.

Genose C-19 memiliki 10 sensor. Pemeriksaan menggunakan hembusan nafas yang dimasukkan dalam kantong khusus dan dicek ke alat genose Covid-19. Hasilnya dapat ditunggu 2 sampai 5 menit dengan akurasi 95-97 persen.

Launching penggunanan alat genose C-19 di wilayah hukum Polres Bukittinggi ini, dihadiri perwakilan Kodim 0304 Agam, Kepala Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan Sekreraris Dinkes Bukittinggi. Selain itu, sosialisasi launching juga diikuti Wakapolres para perwira di lingkungan Polres Bukittinggi. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional