Menu

Politik Uang di Solok Masuk Bawaslu RI

  Dibaca : 124 kali
Politik Uang di Solok Masuk Bawaslu RI
Ilustrasi

SOLOK, METRO – Kasus dugaan politik uang di Kota Solok masih dalam pengusutan. Meski enggan menyebutkan secara rinci, namun pihak Bawaslu Kota Solok mengaku memang ada sejumlah kasus pelanggaran Pemilu yang tengah ditangani, salah satunya kasus dugaan politik uang.

Ketua Bawaslu Kota Solok, Triarti ketika dikonfirmasi terkait adanya kasus dugaan politik uang yang ditangini pihak Bawaslu Kota Solok mengatakan kasus tersebut masih diproses Gakkumdu. Dan jumlah kasus dugaan politik uang dari informasi yang beredar sekitar 6 kasus yang ditangani. Dan terkait jumlah tersebut Triarti tidak menapik.

”Jumlahnya ya sekitar itulah. Dan saat ini masih dalam proses Gakumdu. Nanti kalau sudah selesai diproses akan kita sampaikan,” ujarnya.

Dijelaskannya, mayoritas dari orang-orang yang diamankan, diduga melakukan politik uang untuk sejumlah calon legislatif (Caleg) di Kota Solok. “Yang jelas beberapa barang bukti sudah kita amankan, apakah terpenuhi unsurnya atau tidak tentu kita tunggu prosesnya,” sebut Triati

Kasus ini juga masuk dalam relis 25 kasus politik uang yang direlis Bawaslu Ri sehari jelang pemungutan suara. Di sana ditulis, peristiwa terjadi Senin (15/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Seseorang memberikan uang Rp150 ribu di depan Kantor KUA Tanjung Harapan, Kota Solok. Uang tersebut diberikan dengan harapan memilih calon tertentu. Barang bukti yang didapatkan yaitu uang Rp1,2 juta.

Sebelumnya saudara pelaku juga memberikan uang kepada I pada hari Selasa (9/4) sekitar pukul 10.00 WIB di Ampang Kualo dan D pada Kamis (11/4) sekitar pukul 11.00 WIB. Uang diberikan sebanyak Rp150 ribu per orang. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional