Close

Polisi Tangkap Pasutri Penista Agama

UNGKAP— Konferensi pers yang digelar Polres Sukabumi Kota pada Kamis, (5/5) terkait pengungkapan kasus penistaan agama yang dilakukan pasutri asal Kampung Koleberes, Kota Sukabumi, Jabar.

JAKARTA, METRO–Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Polres Sukabumi Kota yang telah menangkap pasangan suami istri (pasutri) penista agama. Anwar Abbas menegaskan perbuatan itu sangat jelas dengan pongahnya menginjak-injak Al-Qur’an.

“Ini jelas merupakan sebuah perbuatan yang sangat tercela karena telah meren­dahkan Kitab Suci Al-Qur’an yang sangat dihormati dan dimuliakan oleh umat Islam,” kata Anwar Abbas dalam keterangannya, Jumat (6/5).

Dia menyebutkan per­bua­­­­tan pasutri itu jelas-jelas sa­ngat berbahaya karena bisa memancing kemarahan dan kerusuhan yang luas. “Untuk itu, MUI memberikan apresiasi kepada Kapolres Sukabumi Kota yang telah berhasil menangkapnya,” kata dia.

Anwar Abbas menjelaskan penangkapan pasutri ter­sebut membuat semua pihak le­ga dan keresahan di tengah ma­syarakat bisa diminimalisir.  “MUI meminta pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dan secepatnya memproses kasus ini agar yang bersangkutan bisa diseret ke pengadilan,” katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Sukabumi Kota me­nang­kap pasangan suami istri (pasutri) warga Kampung Ko­leberes, Kota Sukabumi, Ja­wa Barat, karena telah melakukan penistaan agama.

Suami berinisial DER (25) sengaja menginjak-injak Al-Qur’an atas perintah istrinya, SR (24).  “Keduanya kami tangkap pada Kamis (5/5) di wilayah Kecamatan Warung­kiara, Kabupaten Sukabumi saat sedang berwisata ke Palabuhanratu,” kata Kapolres Sukabumi AKBP SY Zainal Abidin, Kamis (5/5). (mcr8/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top