Menu

Polisi Pukau Bandit Berilmu Hipnotis

  Dibaca : 800 kali
Polisi Pukau Bandit Berilmu Hipnotis
OPERASI YUSTISI—Sebanyak 23 orang terjaring operasi yustisi yang dilaksanakan petugas Satgas Penanganan Covid-19 di sekitar kawasan Pasar Biaro.
hipnotis 2

ilustrasi

PADANGPANJANG, METRO–Satreskrim Polres Padangpanjang membekuk dua bandit ML (45) dan BK (39) asal Kampar, Riau, saat melangsungkan aksi penipuan terhadap nenek Jusni (58), warga Kelurahan Pasar Usang, Padangpanjang Barat. Dalam aksinya, para pelaku menggunakan ilmu pukau.

Penangkapan berawal ketika ada pelaku yang menggunakan mobil Avanza berhenti di kawasan Pasar Usang. Salah seorang turun dari mobil  Avanza dan  langsung menghampiri nenek Jusni yang pulang berbelanja. Setelah mendatangi Nenek Jusni,  pria tak dikenal itu menaikannya  ke atas mobil. Diduga, dia dihipnotis.

Sesaat saja berada dalam mobil, terdengar teriakan nenek itu di dalam mobil. Adanya teriakan itu, warga pun langsung berkerumunan ke mobil. Mobil itu langsung dikepung dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (25/10). Kedua pelaku tak bisa melawan. Warga lainnya lalu menghubungi polisi.

Kaur Bin Ops Reskrim Polres Padangpanjang Iptu Tjp Damanik mengungkapkan, polisi langsung bergerak saat diinfokan warga. “Pelaku berhasil diamankan di Jalan Prof M Yamin, Kelurahan Pasar Usang.

Disinyalir, perampokan yang dilakukan tersangka dengan menggunakan modus hipnotis, dimana korban mengalami penurunan kesadaran ketika dinaikan ke mobil,” ucap Damanik.

Menurut petugas, sebelum perampok, korban diiming-imingi dengan bermacam janji dan hadiah. “Kasus perampokan menggunakan modus Pukau ini, dengan  iming-iming korban mendapatkan hadiah ini berhasil kita tangkap. Dalam kasus ini tidak menimbulkan kerugian bagi korban, dimana tersangka tidak berhasil meloroti perhiasan korban yang terpasang di badan korban,” jelas Damanik.

Dari hasil introgasi petugas Satreskrim, aksi perampokan tersebut sudah direncanakan tersangka. Dua warga Riau itu sengaja datang ke Sumbar untuk mencari target sasaran.  Dari kronologis perjalanan tersangka. Mereka mulai perjalanan dari daerah Bangkinan menuju Kota Padang.

”Tak mendapatkan mangsa, tersangka yang berniat kembali berbalik arah untuk pulang ke Riau. Dalam perjalan pulang tersangka ini singgah di Padangpanjang untuk melangsungkan aksinya. Tapi bisa digagalkan. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan. Kasus ini dalam pengembangan pihak penyidik Reskrim untuk terus diproses,” tegas Damanik.

Kapolres Padangpanjang AKBP Heru Yulinto membenarkan telah tertangkapnya dua tersangka perampokan terhadap seorang warga Padangpanjang. Di mana saat ini tersangka tengah menjalai pemeriksaan intensif untuk menguak kasus perampokan ini.

”Saya minta kepada warga Padangpanjang untuk jeli menyikapi terhadap modus-modus kejatan. Kita himbau kepada warga, untuk berperan aktif dalam memberikan informasi akan hal hal yang mencurigakan ke pos terdekat untuk langsung ditindak lanjuti,” sebut Kapolres Heru Yulianto. (a)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional