Close

Polisi DPO Ditangkap Perkara Sabu

sabu posmetroweb
ilustrasi

PADANG, METRO–Diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba, empat pria ditangkap tim gabungan Resnarkoba Polresta Padang di dekat SMP 17 Padang, Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubeg, Selasa (15/9) sekitar pukul 22.30 WIB. Satu dari empat pelaku merupakan oknum polisi yang dinas di Polres Padangpariaman.

Saat ini, keempat pelaku, Ping (35), Briptu A (25), Aldri (25) dan Jhon (42) masih diperiksa untuk mengungkap keterkaitan dan perannya dalam peredaran narkoba. Anggota polisi, menjalani pemeriksaan terpisah, yakninya ditangani oleh Propam.

Barang bukti yang berhasil disita, tiga paket kecil sabu seharga Rp1,2 juta, dua alat hisap sabu, dua timbangan elektrik, tiga bungkus plastik untuk kemasan, dua pirex kaca, lima korek api mencis, dua handphone, satu sendok sedotan dan satu gunting telah diamankan di Mapolresta Padang.

Penangkapan pelaku berawal dari penyelidikan petugas. Diketahui pelaku Ping tengah bertransaksi di sana. Mengetahui hal itu, petugas langsung mendatangi lokasi. Petugas menemukan Ping dengan oknum polisi. Saat itu juga, petugas menggeledah keduanya. Ditemukan tiga paket sabu itu dari kantong celana oknum polisi. Oknum tersebut mengaku kalau barang itu didapat dari Ping.

Lalu, petugas menginterogasi Ping, darimana dia mendapatkan barang haram itu. Ping menjawab, kalau sabu tersebut didapat dari Aldri. Mengetahui hal itu, petugas langsung mendatangi rumahnya di Jalan Nipah, Padang Barat.

Setiba di sana, petugas langsung mengamankan Aldri. Saat digeledah, tidak ditemukan sabu dari tangan pelaku. Petugas pun menginterogasi Aldri, darimana dia mendapatkan barang tersebut, dia mengaku kalau barang tersebut didapat dari Jhon Harmen.

Petugas pun mendatangi rumah Jhon, di Jalan Paus, Kelurahan Banuaran Nan XX Kecamatan Lubeg. Di sana, petugas langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Saat digeledah, petugas tidak menemukan barang jahanam itu. Diduga pelaku telah menjualnya.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kasat Narkoba Kompol Daeng Rahman, mengatakan, penangkapan pelaku merupakan penyelidikan. Saat ini, keempat pelaku tengah diperiksa secara. ”Status mereka, kami belum bisa memastikannya. Saat ini petugas masih mengembangkan kasus ini,” ujar Daeng.

Daeng mengatakan, oknum polisi diserahkan ke Propam ”Untuk oknum masih diperiksa Propam. Dia juga sudah masuk DPO (daftar pencarian orang), karena tak masuk dinas,” kata Daeng yang mengaku terus mengembangkan kasus. (cr9)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top