Close

Polisi Buru 3 Pelaku Eksekutor Perampokan Pengusaha Elpiji, Foto Disebar hingga Wilayah Sumsel

Jajaran Polresta Padang masih terus memburu tiga pelaku yang merupakan eksekutor utama perampokan yang terjadi di rumah milik pengusaha gas elpiji di Jalan Kelok Kuranji, Belimbing Raya, RT 08 RW 3, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

PADANG, METRO–Jajaran Polresta Padang masih terus memburu tiga pelaku yang merupakan eksekutor utama perampokan yang terjadi di rumah milik pengusaha gas elpiji di Jalan Kelok Kuranji, Belimbing Raya, RT 08 RW 3, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

“Kami masih terus me­lakukan pencarian dan perburuan terhadap tiga pelaku lain yang berperan sebagai eksekutor perampokan di Kuranji. Saat ini, ketiga pelaku sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polresta Pa­dang,­”ujar Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Selasa (9/11).

Dikatakan Kompol Ri­co, untuk melakukan perburuan terhadap tiga pelaku ini, Polresta Padang juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah Polres yang ada di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

“Kami juga telah me­nyebar foto ketiga eksekutor tersebut di wilayah Su­matera Selatan (Sumsel), karena diduga ketiga pelaku ini berasal dari daerah Sumsel,” kata Rico.

Eksekutor utama masing-masing berinisial M (28), RH (47) dan D (41). “Kita telah menyebar foto-foto eksekutor tersebut ke Polres di lokasi tempat tinggalnya dan juga di Polres-polres se-Sumsel untuk membantu pencarian,” imbuhnya.

Diketahui, ketiga eksekutor tersebut dicarikan oleh tersangka Rusmanila (42) yang telah ditangkap Satreskrim Polresta Pa­dang. Rusmanila diketahui beralamat di Desa Buay Sendang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumsel.

Rusmanila mencarikan eksekutor perampokan atas permintaan keponakannya Eni Natalia (23) yang merupakan asisten rumah tangga (ART) korban perampokan yang ju­ga telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Robi Fernandes (23) yang merupakan Satpam di rumah korban.

Rusmanila mencarikan 3 eksekutor utama ini lantaran permintaan keponakannya yang merasa sakit hati dengan majikannya karena mengaku sering dimarahi dan sering mendapatkan perkataan kasar dari sang majikan. Permintaan itu disampaikan oleh Eni Natalia saat ia pulang ke kampung halamannya saat libur lebaran.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi berhasil mengungkap kasus perampokan yang disertai pembunuhan di Kuranji, yang terjadi pada Sabtu (23/10) yang lalu.

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir mengatakan, pelaku utama me­ru­pakan orang dalam korban yaitu satpam yang sebelumnya, satpam ini juga yang memberitahu warga ada perampokan di rumah yang dijaganya. Selain satpam, pelaku lainnya adalah Eni yang merupakan asisten rumah tangga yang juga bekerja di rumah ter­sebut.

Kapolresta merinci pelaku lainnya adalah Rusmanila (42) yang merupakan keluarga dari Eni. Peran dari ketignya yaitu, satpam dan ART merupakan otak yang merencanakan aksi perampokan. Sementara Rusmanila berperan mencarikan pelaku untuk mela­kukan aksi. Eni bertemu dengan Rusmanila saat pulang kampung pada lebaran lalu di Sumatera Selatan.

Kapolres mengatakan pelaku lainnya adalah tiga orang. Ketiganya merupakan yang melakukan aksi perampokan. Tiga orang tersebut masih diburu polisi. Sehingga, total jumlah pelaku seluruhnya enam orang. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top