Close

Polda Sumbar Bakal Terapkan ETLE Kamera Hp, Pelanggar Lalu Lintas Otomatis Difoto lalu Ditilang

Kombes Pol Hilman Wijaya Dirlantas Polda Sumbar

PADANG, METRO–Polda Sumatra Barat (Sum­bar) dalam waktu dekat akan me­nerapkan sistem terbaru untuk menindak para pelanggar lalu lintas yang berbasis digital. Sis­tem tersebut sesuai dengan pe­rintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengha­puskan tilang manual konven­sional.

Dengan penghapusan tilang manual tersebut, proses penindakan kemudian di­lakukan dengan menggu­na­kan sistem yang terin­tegrasi. Sistem itu dina­makan dengan electronic traffic law enforcement (ET­LE) Mobile Handheld alias Tilang Mobile. De­ngan sis­tem itu, setiap pelanggaran yang kasat mata akan ter­kena tilang elektronik.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Hilman Wijaya mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan memperlakukan ETLE Mobile Handheld, dimana nan­tinya ada petugas menggunakan sepeda motor dengan kamera Hp yang telah dilacak dan sudah mempunyai aplikasi saat melakukan patroli.

“Saat ini kami masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat Sumbar khususnya pengguna jalan raya. Kehadiran tilang elektronik ini bertujuan untuk mendisiplinkan pengendara, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang diseabkan karena pelanggaran,” katanya, Jumat (18/11).

Kombes Pol Hilman menjelaskan, sistem ETLE Mobile ini bakal terintegrasi langsung dengan per­ang­kat elektronik personel di lapangan. Petugas yang berada di lapangan, akan disiapkan sepeda motor dengan kamera Hand­pho­ne. Perangkat tersebut te­lah dilacak dan sudah di­lengkapi aplikasi yang mendukung aktvitas petu­gas saat melakukan patroli.

“Nantinya ETLE Mobile Handheld ini akan bersifat dinamis bergerak ke mana­pun mengikuti petugas yang berpatroli. Masyarakat pun bisa dikenakan sanksi tilang di manapun mereka berada jika kedapatan me­lakukan pelanggaran ketika petugas tersebut sedang melintas,” jelas Kombes Pol Hilman.

Kombes Pol Hilman menuturkan, nantinya petugas di lapangan akan berboncengan menggu­nakan sepeda motor atau ada juga petugas yang menggunakan mobil. Me­reka akan melakukan patroli ke seluruh wilayah dengan cara memfoto para pelanggar yang ada di jalan raya.

“Perangkat handp­ho­ne yang digu­nakan juga diklaim khusus lantaran sudah disinkronisasi de­ngan database guna me­nanggulangi pelanggaran lalu lintas. Foto dari ma­syarakat yang melakukan pelanggaran secara otomatis akan dikirimkan ke bagian back office di kantor,” ungkapnya.

Ditambahkan Kombes Pol Hilman, petugas di kantor akan melacak data kendaraan pelanggar tersebut untuk dikirimkan surat tilang. Jika masyarakat me­rasa tidak melanggar, maka mereka bisa melakukan konfirmasi melalui situs web yang sudah disediakan oleh Korlantas.

“ETLE membuat tilang menjadi lebih efisien, karena polisi dan pelanggar lalu lintas tak perlu bertemu untuk prosesnya. Supaya tidak ditilang dengan ETLE, patuhilah peraturan berlalu lintas. Kepada pengendara yang sudah menjual mobilnya yang belum melaporkan ke Samsat, silakan laporkan jangan sampai orang lain yang berbuat Anda yang menanggung akibatnya,” tutupnya. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top