Menu

Polda Dalami Sebab Kebakaran Pasar Kuok, Pedagang Berharap Lokasi Sementara

  Dibaca : 103 kali
Polda Dalami Sebab Kebakaran Pasar Kuok, Pedagang Berharap Lokasi Sementara
Ilustrasi Kebakaran

PESSEL, METRO – Tim Inafis Polda Sumbar mendalami penyebab kebakaran Pasar Kuok Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), yang terjadi Jumat (15/11) dini hari. Jumat siang, tim langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan apa yang memantik api dan menghanguskan 32 kios di pasar itu.

Tidak hanya Tim Inafis (Indonesia Automatic Finger Print Identification System) Polda Sumbar saja, tim dari Polres Pessel dan Polsek Batangkapas juga terlihat di lokasi. Di lain sisi, para pedagang masih berjibaku mencari sesuatu yang bisa diselamatkan di balik puing-puing kebakaran.

Kapolres Pessel AKBP Cepi Noval melalui Kasat Reskrim Polres Pessel AKP Allan Budi Kusumah Katinusa menyebutkan, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Karena, hal itu dapat diketahui setelah keluarya hasil olah TKP Inafis Polda Sumbar.

“Sekarang ini masih ditangani Polsek dibantu Inafis Polda Sumbar,” sebutnya.

Sementara pedagang kios saat ini ada yang merasa tenang dan tak sedikit yang cemas. Karena hanya sebagian kecil yang mengasuransikan kios dan daganannya. Titra Doyantos (35), pemilik took pupuk dan alat pertanian mengaku, kejadian itu terjadi setelah setengah jam dirinya pulang memantau pasar.

“Saat saya tiba di pasar ternyata took sudah terbakar besar. Mau bagaimana lagi semuanya terjadi. Tidak ada pilihan selain bersabar karena api sangat cepat membesar,” katanya.

Dia menyebut, sempat menyelamatkan sejumlah pupuk yang belum dilahap si jago merah.

“Tak banyak yang bisa diselamatkan, karena api sangat cepat membesar. Saya sudah 20 tahun berdagang di pasar ini, baru kali ini ada kebakaran besar,” sebutnya.

Disinggung kerugian, katanya, dia sedikit lega karena ada asuransi. Namun untuk berdagang, tentu harus mencari toko baru, minimal untuk sementara waktu pembangunan kembali pasar. “Semoga pasar cepat kembali dibangun. Saya akan mencari lokasi berjualan sementara,” katanya.

Dia berharap Pemkab Pessel tidak berlama-lama dalam membangun kembali pasar ini, karena ratusan atau orang sangat bergantung pada aktivitas pasar. “Kerugian saya mencapai ratusan juta rupiah. Semoga Pemkab Pessel bisa mencarikan solusinya untuk bisa kami bisa berdagang lagi, minimal untuk sementara,” katanya. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional