Menu

Pola Rekutmen Dipertahankan untuk MTQ Nasional XXIX Peraih Medali, Bonus Disiapkan

  Dibaca : 91 kali
Pola Rekutmen Dipertahankan untuk MTQ Nasional XXIX Peraih Medali, Bonus Disiapkan
Irwan Prayitno

PADANG, METRO
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat pada pelaksanaan MTQ ke-XXVIII tingkat Nasional. Baik itu, LPTQ, Kementerian Agama (Kemenag), Pemprov Sumbar, kabupaten/kota.

Ungkapan terimakasih disampaikan atas pencapain prrestasi kafilah Provinsi Sumbar yang mengnatarkan 23 pesertanya tampil di babak final. Seluruh pihak yang terlibat telah berupaya maksimal sehingga proses dua tahun yang disiapkan, membuahkan hasil membanggakan.

“Ini kerja semua pihak yang dipersembahkan untuk Sumbar. Selama ini kita paling tinggi di MTQ Nasional , di NTB, Sumbar rangking tujuh. Mudahan besok pengumuman pemenang, capaian Sumbar lebih baik lagi. Proses dua tahun yang luarbiasa telah memberilkan suatu hasil yang sigifikan, sehingga memperbaiki capaian Sumbar di MTQ Nasional,” terangnya.

Ia mengungkapkan, pola yang dilakukan berbeda saat Sumbar mengikuti MTQ Nasional XXVII Tahun 2018 di Medan, dengan pelatihan yang tak banyak, sehingga tak banyak juga menghasilkan. Namun ketika latihan dua tahun ini, para calon peserta di isolasi, ditempa, dibina dengan pelatih tak hanya daerah, tapi juga nasional,proses ini menghasilkan capaian maksimal.

“Pola yang saat ini digunakan akan dipermanenkan, tentunya dengan anggaran sekaligus. Hasilnya itu berasal dari proses. Kalau perlu setelah MTQ ini selesai, langsung dibentuk panitia untuk MTQ Nasional selanjutnya di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Terkait banyaknya peserta dari Provinsi Sumbar yang akan menghasilkan medali di MTQ Nasional ini, Irwan Prayitno menyebutkan bonus telah disiapkan, sebab itu adalah hak para peserta, dan ia yakin DPRD Sumbar juga akan mendukung. “Bonus sudah disiapkan, sudah haknya. DPRD pasti sudah mendukung,” bebernya.

Sesuai jadwal, setelah berakhirnya final pada Kamis(19/11) malam, hasilnya baru diumumkan Jumat(20/11) dan juara diumumkan pada Sabtu (21/11) malam, pada saat penutupan MTQ Nasional di Masjid Raya Sumbar. Dimana penutupan tersebut, akan dilakukan Wakil Presiden K. H. Ma’ruf Amin secara virtual dan dihadiri Wakil Menteri Agama RI.

Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumbar Damri Tanjung menyebutkan setelah babak final ini selesai, akan ditentukan masing-masing provinsi yang meraih juara 1,2.3. Jika Juara 1 Sumbar lebih banyak, maka Sumbar akan mendapatkan juara umum. Namun jika juara 2 lebih banyak, Sumbar bisa bergeser ke posisi kedua, kalau penilaiannya bervariasi tidak hanya juara 3, maka Sumbar peroleh juara tiga.

“Tentunya kita masih menunggu hasil penilaian dari dewan hakim terhadap masing-masing finalis. Sampai saat ini, jadi belum bisa dipastikan berapa medali yang kemungkinan diperoleh Sumbar. Namun melihat tampilan peserta di final, semoga Sumbar hasilkan capaian terbaik,” jelasnya.

Terkait MTQ nasional selanjutnya, Damri Tanjung menyebutkan sesuai dengan intruksi gubernur, pola yang digunakan LPTQ dalam perekrutan peserta sebagai tuan rumah MTQ akan dilanjutkan. Sebab peraturan Menteri Agama Nomor 15 tahun 2019, diperbolehkan merekrut juara 1,2,3, kalau tidak ditemukan boleh dibawahnya.

“Waktu itu setelah MTQ di Medan, Pak Gubernur bertanya bagaimana LPTQ polanya nanti, saya sampaikan pola pembinaan bukan hanya berdasarkan hasil MTQ terakhir, tapi juga MTQ lainnya, kelompok potensi yang selama ini tak terjaring dalam pelaksanaan MTQ diikutkan, anak Sumbar di berbagai perguruan tinggi, pondok pesantren direkrut semuanya. Dengan anggaran sejak tahun 2019 dilakukan itu sampai hari ini, ternyata membuahkan hasil,” terangnya.

Ia menyebutkan, juara MTQ Sumbar bukan mutlak mewakili nasional. Namun akan dilakukan penyaringan dan penyaringan, dan pelatihan berkelanjutan untuk dipersiapkan ke nasional. Untuk pendidikan Alquran tidak boleh terputus, pola latihannya harus berkesinampungan.

“Cabang tafsir contohnya, kalau tidak diawasi dan dikontrol, seperti persyaratan untuk tafsir Bahasa Arab harus hafal 30 juz, umur 23 tahun kurang satu hari. Kalau tidak dilakukan pembinaan sungguh-sungguh dan didukung anggaran , mustahil MTQ Sumbar akan bangkit seperti sekarang,” jelasnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional