Close

Poktan Purna Bhakti di Tanahdatar, 15 Pensiunan ASN Sukses Bertanam Jagung

PANEN JAGUNG—Bupati Tanah Datar Eka Putra ikut meramaikan panen jagung bersama.

TANAHDATAR, METRO–Masa pensiun dari dinas ataupun lembaga institusi pemerintahan lainnya ti­dak semestinya menjadikan kita tidak produktif, justru masa pensiun bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang sangat bermanfaat bahkan bisa menghasilkan dan berguna bagi orang lain, seperti halnya para pensiunan ASN di Nagari Rambatan Kecamatan Ram­batan ini membentuk kelompok yang bergerak dibidang pertanian.

Para pensiunan ASN ini membentuk Kelompok Ta­ni (Poktan) Purna Bhakti yang secara patungan me­nyewa lahan seluas dua hektar dan mengolahnya untuk berta­nam jagung dan ini pun turut mendukung pemenuhan kebutuhan jagung di Kabupaten Tanah Datar.

Ketua Keltan Purna Bhak­ti mengatakan jika kelompok ini mulai berdiri semenjak Februari 2021 yang lalu dan beranggotakan para pensiunan dari tiga nagari di Kecamatan Rambatan yaitu dari Nagari Rambatan, Nagari Balimbiang dan Nagari Padang Magek.

Hal itu dikatakannya ketika panen jagung bersama Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kadis Pertanian Yulfiardi, Camat Rambatan Ikrar Vahlefi, fokopimca memasuki awal tahun, di hamparan jagung keltan purna bhakti Nagari Rambatan.  “Anggota keltan purna bhakti ini beranggotakan 15 orang pensiunan ASN, namun 1 meninggal dunia belum lama ini dan tinggal 14 orang,”ucapnya.

Untuk keanggotaan yang bergabung dikatannya ada dari pensiunan TNI, Polri, guru, pensiunan Dinas Pertanian dan pensiunan ASN yang hobi bertani.  “Kegiatan lain yang kami lakukan arisan bulanan, bhakti sosial, kegiatan pertanian di samping berkelompok ada juga yang dilaksanakan ditempat ma­sing-masing, seperti berkebun pepaya, naga, padi sawah, dan juga beternak,” ucapnya.

Untuk hasil panen dikatakannya dari petak ubinan yang dihitung mencapai 8,7 ton perhektar. Sementara untuk pengolahan lahan mempergunakan tenaga lokal atau disekitar lokasi, sehingga juga membuka lapangan kerja.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM yang ikut memanen jagung tersebut mengatakan jika keltan purna bhakti ini motivasi bagi yang lain, sehingga menjadi contoh yang dapat ditiru bagi pensiunan agar lebih pro­duktif dengan kegiata bertani maupun aktifitas lain yang bermanfaat.  Terkait alat mesin pertanian (al­sintan) yang akan memu­dahkan petani dan menekan biaya produksi Bupati Eka Putra akan berupaya mencarikan peluang kepemerintah provinsi seperti melalui aspirasi DPRD Pro­vinsi Sumatera Barat.

Menyinggung kebutuhan jagung di Tanah Datar dikatakan Eka Putra masih kekurangan mengingat ang­ka peternak ayam te­rus meningkat seiring de­ngan jumlah ayam yang terus bertambah.  “Lebih kurang 2.500 ekor ayam petelur ada di Tanah Datar dengan kebutuhan jagung lebih kurang 150 tor perhari, jadi peluang ini harus kita ambil sehingga akan meminimalisir jagung impor dan pendapatan petani akan meningkat,”ujar Eka Putra.   (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top