Menu

Pokjaluh Angkatan ke-2 Dilaksanakan, Bumikan Ekonomi Syariah Melalui Penyuluh

  Dibaca : 112 kali
Pokjaluh Angkatan ke-2 Dilaksanakan, Bumikan Ekonomi Syariah Melalui Penyuluh
Kakanwil Kemenag Sumbar  H. Hendri membuka kegiatan Rakor dan Sapa Penyuluh (Pokjaluh) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020, angkatan II di Hotel Bunda.

PADANG, METRO
Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemang Sumbar mengadakan kegiatan Rakor dan Sapa Penyuluh (Pokjaluh) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020, angkatan II di Hotel Bunda.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak 23-24 September tersebut peserta disuguhi materi baru tentang ekonomi Syariah. Materi tersebut disampaikan oleh Dr. Rozalinda seorang praktisi ekonomi Islam dan dosen FEBI di UIN Imam Bonjol Padang.

Menurutnya, ekonomi syariah perlu disampaikan kepada penyuluh, agar penyuluh sesuai fungsinya bisa mensosialisasikan ekonomi syariah ke masyarakat.”Besar harapan agar penyuluh agama Islam membumikan ekonomi syariah ditengah-tengah masyarakat,” kata Rozalinda.

Dalam Materinya Rozalinda menyampaikan di Indonesia ekonomi Islam di perkenalkan dengan istilah ekonomi syariah sama dengan bank Islam lebih dikenal dengan bank syariah. Ekonomi Syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam.

Kakanwil Kemenag Sumbar  H. Hendri membuka kegiatan tersebut. Hendri menjelaskan bahwa penyuluh  adalah  profesi mulia karena tidak semua orang bisa menjadi penyuluh. Penyuluh adalah manusia terbaik, Penyuluh memiliki pengawalan garda tertinggi ditengah2 masyarakat selain itu Penyuluh adalah uswatun hasanah.

 Kemudian ia melanjutkan adapun tugas  pokok  penyuluh  agama adalah melaksanakan bimbingan atau penyuluhan pada masyarakat. Walau demikian ditengah-tengah masyarakat dalam menjalankan tugas terjadi pengembang-pengembangan fungsi penyuluh diantaranya ; fungsi informatif dan edukatif, Fungsi Konsultatif dan Fungsi Advokatif.

“Semua fungsi itu dapat berjalan bila penyuluh memiliki kompetensi dalam dirinya,” ungkapnya.

Kakanwil juga mengingatkan setidaknya ada lima kompetensi yang harus dimiliki penyuluh yakni Kompetensi Substantif yakni kemampuan menguasai materi- materi yang akan disampaikan saat penyuluhan menyangkut akidah, syariah dan muamalah.

Selanjutnya Kompetensi Metodologis, kompetensi sosial dan personal dan kompetensi manajerial yakni kompetensi yang berhubungan dengan berbagai kemampuan manajerial yang dibutuhkan dalam menjalani tugas-tugas keorganisasian.

Setelah kegiatan berlangsung selama dua hari, Kegiatan Rakor dan Sapa Penyuluh (Pokjaluh) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020, Angakatan 2 ditutup oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumbar, H. Irwan.

Irwan menyampaikan agar penyuluh melaksanakan tugas secara optimal. Walau saat ini hanya di bayar dengan honor satu juta rupiah sebulan namun disisi Allah, semua amal dan ilmu yang telah disampaikan di tengah masyarakat, akan menjadi amal jariyah yang amalan tak akan putus meskipun sudah meninggal dunia nantinya. (hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional